TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T., memberikan arahan final pada rapat persiapan Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, menekankan pentingnya sektor pelayanan dasar dan publikasi maksimal untuk menyukseskan acara.
Rapat akhir persiapan FTIK XII digelar di Ruang Rapat Setda Lantai A, pada Senin, 24 November 2025. Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Felix S.Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur panitia Provinsi dan Kabupaten, serta perwakilan perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jajaran yang telah bekerja maksimal dalam menyongsong pelaksanaan FTIK XII yang digelar di Muara Teweh pada 23–27 November 2025. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan budaya besar tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami mendukung sepenuhnya pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan XII di Muara Teweh. Ini kebanggaan sekaligus amanah bagi kita sebagai tuan rumah, sehingga seluruh persiapan harus dilakukan secara matang dan terkoordinasi,” ujar Bupati.
Bupati meminta seluruh bagian kepanitiaan untuk menyampaikan laporan kesiapan akhir masing-masing, termasuk perkembangan teknis, kesiapan venue, akomodasi, logistik, keamanan, serta potensi hambatan yang masih tersisa. Panitia melaporkan bahwa kesiapan kegiatan FTIK XII telah mencapai hampir 100 persen.
“Dari laporan tadi, persiapan kita sudah sekitar 99 persen. Tinggal penyempurnaan kecil yang perlu dituntaskan,” kata Bupati.
Ia menegaskan bahwa tahap finishing menjadi kunci penting agar kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.
“Jika ada kendala di lapangan, segera komunikasikan dan selesaikan bersama. Harapan kita semua, FTIK XII berjalan lancar, tertib, aman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Barito Utara maupun Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Bupati secara khusus menyoroti tiga sektor krusial: kebersihan, air bersih, dan publikasi.
Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengerahkan petugas kebersihan serta menyiapkan tempat sampah di seluruh titik kegiatan. “Petugas kebersihan dan penempatan tong sampah harus siap sejak awal. Ini penting untuk menjaga kenyamanan para tamu dan peserta,” tegasnya.
Terkait layanan air, Bupati menekankan bahwa air bersih adalah indikator pelayanan dasar yang tidak boleh diabaikan.
“Air itu lambang kemakmuran. Kalau air kita tidak bersih atau tidak mengalir, berarti pelayanan kita belum maksimal. Saya harap PDAM menjamin tidak ada gangguan air selama kegiatan,” ujarnya.
Terakhir, Bupati meminta Dinas Kominfo meningkatkan intensitas publikasi menjelang dan selama pelaksanaan FTIK XII.
“Publikasinya harus digencarkan. Tidak hanya di koran dan media sosial, tapi juga di videotron yang ada di kota. Masyarakat se-Kalimantan bahkan di seluruh Indonesia harus tahu bahwa Barito Utara menjadi tuan rumah festival ini,” kata Bupati.
Mengakhiri arahannya, Bupati menyampaikan harapan agar FTIK XII dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi pelestarian budaya Kaharingan serta memperkuat citra Barito Utara sebagai daerah yang siap menyelenggarakan event budaya berskala provinsi.
“Kesiapan kita sudah mencapai tahap akhir. Semoga kegiatan berjalan lancar, sukses, dan menjadi kebanggaan bersama,” pungkasnya.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan