TENTANGKALTENG.ID, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi konkret bagi warga wilayah pesisir. Pada Rabu, 9 September 2026, langkah penanganan diambil guna menuntaskan kendala pasokan Bahan Bakar Minyak bersubsidi yang dialami para nelayan.
Komitmen tersebut diwujudkan saat Bupati Sukamara, Masduki, turun lapangan menggelar audiensi bersama para nelayan, ketua RT, serta tokoh masyarakat di Kecamatan Pantai Lunci. Pertemuan tatap muka ini dimanfaatkan jajaran pemda untuk menyerap keluhan dan hambatan operasional nelayan saat hendak melaut.
“Pemerintah daerah harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan. Aspirasi yang disampaikan para nelayan ini akan kami tindak lanjuti dengan langkah yang konkret, sehingga kebutuhan BBM untuk aktivitas melaut dapat terpenuhi dengan baik,” kata Masduki.
Guna merespons keluhan tersebut, Pemkab Sukamara mendesak dinas teknis terkait untuk menguji validitas data nelayan penerima manfaat. Pemutakhiran pendataan dinilai krusial agar alokasi kuota energi tepat sasaran, serta dibarengi pengawasan ketat pada jalur distribusi.
“Pengawasan dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran, mudah diperoleh oleh nelayan yang berhak, serta sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” bebernya.
Masduki menekankan bahwa koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, dinas teknis, dan pemangku kepentingan lainnya memegang peranan utama dalam mengurai persoalan ini.
“Kami ingin distribusinya tertib dan tepat sasaran. Nelayan yang memang membutuhkan untuk melaut harus mendapatkan BBM sesuai ketentuan. Karena itu, data harus kami pastikan valid dan pengawasannya juga harus diperkuat,” tegasnya.
Melalui pendataan ulang serta pengawasan distribusi yang akuntabel, Pemkab Sukamara optimistis para nelayan memperoleh kepastian pasokan BBM dengan harga terjangkau demi mendukung aktivitas perekonomian di laut.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan