TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, meresmikan Gedung Aula Hagia Sofia yang berlokasi di kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh pada Selasa, 21 Januari 2025. Acara ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai pihak.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, beserta beberapa anggota DPRD lainnya, unsur Forkopimda, Ketua LLDikti Wilayah XI Kalimantan, Muhammad Akbar, Kepala Perangkat Daerah, Pembina Yayasan Batara Muara Teweh, Dr. H. Tajeri, civitas akademika STIE, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga masyarakat, serta seluruh mahasiswa STIE Muara Teweh.
Pembina Yayasan Batara STIE Muara Teweh, Dr. H. Tajeri, S.H., mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah, serta anggota DPRD Barito Utara. Ia menyebutkan bahwa STIE Muara Teweh saat ini telah mendapatkan rekomendasi elektronik terkait penggabungan dengan AKBID Universitas Medan.
“Ke depannya, STIE Muara Teweh akan berkembang menjadi Universitas Barito Utara dengan tujuh program studi, yaitu enam program jenjang S1 dan satu program jenjang D3. Setelah lebaran nanti, akan dilaksanakan wisuda massal tiga angkatan,” ungkapnya.
Dr. H. Tajeri, S.H., juga berharap bahwa saat pelaksanaan wisuda nanti, izin resmi berdirinya Universitas Barito Utara sudah diterima.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembangunan fasilitas pendidikan ini. Ia menegaskan bahwa gedung aula tersebut dibangun melalui dana hibah pemerintah daerah, program pembinaan perguruan tinggi swasta, serta kontribusi dari pihak perusahaan.
“Semoga fasilitas ini dapat mendukung kegiatan pembelajaran dan kemahasiswaan, serta menjadi sarana penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Barito Utara,” ujarnya.
Drs. Muhlis juga menegaskan bahwa STIE Muara Teweh merupakan salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Kalimantan Tengah dan diharapkan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya. Ia menekankan pentingnya pendidikan inklusif agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, sesuai dengan prinsip “Education for All”.
Selain itu, Drs. Muhlis juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerhati pendidikan untuk bersama-sama mencari solusi bagi anak-anak putus sekolah, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Ke depan, di Kabupaten kita seperti STIE Muara Teweh ini akan melahirkan generasi emas Barito Utara, yang siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
Acara peresmian ini ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Pj Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, didampingi unsur FKPD, Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, serta pejabat lainnya. Peresmian ini diiringi doa agar fasilitas yang baru diresmikan dapat menjadi langkah awal menuju masa depan pendidikan yang lebih cerah di Barito Utara dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia secara umum.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan