TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA – Suasana ruang rapat DPRD Barito Utara berubah menjadi pusat koordinasi strategis, pada hari Senin, 10 Maret 2025. Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang tinggal menghitung hari jadi agenda utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusly.
Turut hadir dalam forum ini para anggota legislatif, perwakilan Pemkab Barito Utara, KPU, Bawaslu, unsur Forkopimda, hingga pihak keamanan. Rapat lintas sektor ini menggali sejauh mana kesiapan teknis hingga keamanan PSU, menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang mengharuskan pemilihan ulang.
Tidak hanya berbicara soal logistik, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya menjaga netralitas dan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Kepolisian dan TNI pun menyatakan kesiapan penuh mereka. Kapolres dan perwakilan dari Dandim 1013 Muara Teweh menjamin stabilitas keamanan selama PSU. Personel gabungan akan dikerahkan, termasuk dukungan dari Polda.
Di tengah diskusi, muncul ide segar dari anggota DPRD, Hasrat. Ia menyarankan solusi digital untuk menjawab tantangan teknis di lapangan, terutama di wilayah terpencil seperti Desa Malawaken. “Dinas Kominfo agar mengadakan sistem Starlink di Desa Malawaken untuk memungkinkan pengecekan KTP secara online bagi pemilih yang tidak membawa KTP fisik, dengan syarat adanya jaringan internet yang tersedia,” ujarnya. Usulan ini merespons kendala yang sempat terjadi pada pemilu sebelumnya.
Sebagai penutup rapat, disepakati bahwa KPU dan Bawaslu siap menjalankan PSU pada tanggal 22 Maret 2025. Dukungan dari pemerintah daerah dan aparat keamanan pun sudah mengalir, termasuk pengalokasian dana hibah dari Pemkab untuk menunjang kelancaran.
“PSU nanti diharapkan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan transparan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Hj. Henny Rosgiaty Rusly.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan