DPRD Barito Utara Dukung Langkah DKPP Kendalikan Harga Beras

Aris Kurnia Hikmawan

2 September 2025, 22:45 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA — Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) terus melakukan langkah konkret menjaga kestabilan harga pangan, khususnya beras, dengan menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Berdasarkan laporan Kancab Barito Utara periode Juli–Desember 2025, hingga akhir Agustus realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai 191,965 kilogram atau sekitar 12,05 persen dari target 1,593,154 kilogram.

Kepala DKPP Barito Utara, H. Siswandoyo, pada Selasa, 2 September 2025 menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan melalui beberapa jalur. “Program ini menjadi instrumen penting pemerintah dalam memastikan masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Dengan penyaluran SPHP, kita ingin menjaga ketersediaan sekaligus menekan gejolak harga di pasaran,” ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya akan mempercepat distribusi agar target dapat tercapai sesuai periode yang ditetapkan. “Kami mengajak seluruh mitra distribusi, baik dari unsur Pemda, BUMN, hingga pengecer pasar, untuk lebih proaktif sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat luas,” jelasnya.

Selain itu, DKPP Barito Utara juga memantau ketersediaan pangan hingga akhir tahun. “Harapan kami, melalui kolaborasi dan pengawasan yang ketat, harga beras tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tambah Siswandoyo.

DKPP juga menyalurkan bantuan pangan untuk warga miskin di lima desa di Kecamatan Teweh Selatan pada Tahun 2025. “Tiap Desa terdiri dari 15 KK lansia/ miskin yang dipilih lansung oleh Kepala desa,” ucapnya.

Bantuan tersebut berupa 5 kilogram beras Jeruk, 20 butir telur ayam ras, 1 kilogram kacang hijau, serta 2 kaleng susu cair (bearbrand) untuk tiap keluarga penerima. 

“Desa sasarannya Desa Bukit Sawit, Desa Bintang Ninggi II, Desa Bintang Ninggi I, Desa Trahean dan Desa Trinsing. Jumlah Total penerima bantuan 75 KK Miskin/lansia.. 1 desa 15 KK,” ujarnya.

Dukungan atas langkah ini juga datang dari anggota DPRD Barito Utara, Bina Husada, dari Partai PAN. Ia menilai langkah pengendalian pasar yang dilakukan pemerintah sangat penting, terlebih saat harga beras di pasaran mengalami kenaikan.

“Saya sangat mendukung dan berharap program semacam itu terjadwal rutin bagusnya, di beberapa tempat titik daerah Barito Utara,” tutupnya.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 18 September 2025

Bagikan

Rekomendasi

Muskab Ke-VII Kadin Barito Utara Segera Digelar, Legislator PPP Beri Dukungan

Legislator PAN Barito Utara Gelar Tasmiyah Aqiqah Cucu Pertama

Status Lahan Eks DPRD Barito Utara Disepakati Usai Pengecekan Lapangan

Endang Susilawatie Serap Aspirasi Pendidikan di SMAN 2 Kasongan

Reses di SMAN 2 Kasongan, Legislator Serap Aspirasi Pendidikan

Warga Pendreh Soroti Status Ketua RT 04, Minta Kejelasan Kepengurusan

Sengketa Lahan di Pendreh, Warga dan Perusahaan Sepakati Cek Lapangan

Bupati Barito Utara Dorong ASN Shalat Berjamaah di Jam Kerja

Syukuran Adat Bakumpai, Warga Bintang Ninggi Rayakan Kembalinya Aktivitas Mooring

Penumpang Pesawat Arus Balik di Muara Teweh Mulai Menurun

Sekda Tekankan Akurasi Data dalam Evaluasi KLA 2026

Silaturahmi Hangat, Bupati Shalahuddin Kenang Masa di PUPR