Bukan Sekadar Seremoni: Wakil Rakyat Barut Ajak Jadikan Hari Pahlawan Momentum Kerja Keras dan Pengabdian Nyata

Aris Kurnia Hikmawan

11 November 2025, 22:02 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA – Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 berlangsung khidmat di halaman kantor Bupati Barito Utara pada Senin, 10 November 2025.

Upacara yang diikuti oleh jajaran Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, dan masyarakat ini menjadi momen refleksi untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, yang turut hadir dalam upacara tersebut menyampaikan bahwa makna Hari Pahlawan tidak boleh berhenti pada seremonial, tetapi harus menjadi dorongan untuk terus bekerja dan mengabdi kepada masyarakat.

“Hari Pahlawan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merenungkan pengorbanan para pendahulu. Mereka berjuang tanpa pamrih, dengan tekad dan ketulusan demi masa depan bangsa. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan itu melalui pengabdian, kerja keras, dan keberpihakan kepada rakyat,” ujar H. Taufik Nugraha.

Taufik menambahkan, semangat juang para pahlawan menjadi teladan bagi seluruh generasi, terutama bagi aparatur pemerintahan dan wakil rakyat, untuk terus memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai wakil rakyat, kami harus meneladani nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan kesederhanaan para pahlawan. Semangat gotong royong dan cinta tanah air harus terus kita pelihara dalam setiap kebijakan dan tindakan,” ungkapnya, pada Selasa, 11 November 2025 saat dimintai tanggapan terkait Hari Pahlawan.

Peringatan Hari Pahlawan di Barito Utara diakhiri dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar terus menjaga persatuan dan melanjutkan cita-cita para pahlawan menuju Indonesia yang maju, adil, dan berdaulat.

Sebelumnya dalam amanat nasional Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, disampaikan pesan mendalam tentang nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Beliau menegaskan bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pejuang bangsa.

Pidato tersebut juga mengingatkan bahwa perjuangan masa kini bukan lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat pahlawan, kata Mensos, harus terus dihidupkan dalam kerja nyata, sebagaimana semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketahanan nasional, keadilan sosial, pendidikan, dan pembangunan manusia Indonesia yang sehat serta berdaya.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 3 December 2025

Bagikan

Rekomendasi

Di Akhir Periode KAHMI Kalteng, Apresiasi dan Dorongan Regenerasi Menguat

SMSI Kalteng Dorong Kolaborasi Media dan Kepolisian Jaga Stabilitas Daerah

Layanan Digital KHBS Diluncurkan, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Bansos

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Bambang Purwanto Gelar Sosialisasi 4 Pilar

Bambang Purwanto Perkuat Nasionalisme Melalui Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Juliwanto (Andeskie) Beri Bantuan dan Semangat untuk Korban Kebakaran di Kasongan

Sirajul Rahman Tinjau Kebakaran Besar di Kasongan, Salurkan Bantuan dan Beri Dukungan Moril

Musprov VI Perbakin Kalteng Berjalan Lancar, Ketua Perbakin Barut Pimpin Sidang

Hadapi PT BSG, DPD ARUN Kalteng Kawal Rakyat Kecil Sampai Bebas

DPW PAN Kalteng Gelar Do’a Bersama Anak Yatim

Bambang Purwanto Gaungkan Empat Pilar Kebangsaan di Desa Kapitan

Bambang Purwanto Tegaskan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan di Desa Sumber Agung