TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalimantan Tengah mencatat kinerja positif selama tahun 2025.
Sepanjang periode tersebut, Disdagperin Kalteng berperan aktif dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mulai dari pengendalian harga kebutuhan pokok hingga penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai program yang dijalankan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu indikator keberhasilan terlihat dari diraihnya Predikat Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tingkat Provinsi Tahun 2025, yang menegaskan komitmen dalam menghadirkan layanan informasi yang transparan dan mudah diakses.
Kolaborasi dengan berbagai pihak juga turut memperkuat peran Disdagperin Kalteng. Kepala Disdagperin Kalteng, Hj Norhani, menerima apresiasi dari Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah sebagai Mitra Strategis Tahun 2025 atas kontribusi aktif instansinya.
“Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif Disdagperin dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mendukung pengembangan UMKM, serta mendorong digitalisasi perdagangan. Kolaborasi dengan Bank Indonesia dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah,” ucap Kepala Disdagperin, pada Senin, 5 Januari 2026.
Upaya pengendalian harga dilakukan melalui program pasar murah yang digelar di berbagai kabupaten dan kota. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga.
“Program ini bertujuan untuk membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga inflasi tetap terkendali dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan harga terjangkau,” tambahnya.
Selain menjaga stabilitas harga, Disdagperin Kalteng juga fokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan industri lokal melalui berbagai pelatihan kewirausahaan, khususnya bagi lulusan baru, pelajar, dan mahasiswa.
“Selain itu, dilakukan pula pelatihan diversifikasi produk olahan hasil kelautan dan perikanan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta pelatihan pengolahan pangan di Kabupaten Katingan guna memperkuat keterampilan industri setempat,” lanjutnya.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Disdagperin Kalteng turut melakukan langkah antisipatif melalui rapat koordinasi guna memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok dan menjaga stabilitas harga di pasaran.
Dalam upaya memperluas akses pasar, Disdagperin Kalteng juga memfasilitasi keikutsertaan daerah pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, dengan menampilkan berbagai produk unggulan seperti kerajinan khas Dayak, suvenir, busana, dan produk pangan.
“Dalam rangka memperluas akses pasar, Disdagperin Kalteng juga memfasilitasi keikutsertaan Provinsi Kalimantan Tengah pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2025,” tuturnya.
Berbagai program yang dijalankan sepanjang tahun tersebut dinilai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah.
“Berbagai program dan capaian tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, mulai dari terjaganya stabilitas harga dan inflasi, meningkatnya pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha lokal, hingga meningkatnya transparansi dan kualitas layanan publik,” ungkapnya.
Dengan capaian tersebut, Disdagperin Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekonomi kerakyatan dan menjaga stabilitas perdagangan daerah ke depan.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan