TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Hafid, menekankan pentingnya langkah cepat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam menangani kerusakan jalan provinsi. Ia meminta agar ruas-ruas strategis yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat mendapat prioritas perbaikan pada tahun anggaran 2026.
Hafid menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan provinsi yang kini memprihatinkan. Salah satunya akses dari Bundaran KB Sampit menuju Pelabuhan Pelindo di Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Jalan dari Bundaran KB Sampit ke Pelabuhan Pelindo Bagendang itu kewenangan provinsi. Sekarang kondisinya rusak, aspalnya terkelupas, dan sangat rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Abdul Hafid pada Jum’at, 8 Agustus 2025.
Ruas sepanjang kurang lebih 20 kilometer tersebut dinilai sangat vital. Selain menjadi jalur transportasi masyarakat, jalan itu juga mendukung distribusi barang dan pergerakan ekonomi menuju pelabuhan.
“Kita berharap kepada pemerintah provinsi untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut, khususnya dari Bundaran KB sampai Pelindo, karena sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat,” tegasnya.
Politisi PAN itu mengingatkan, jalan yang memadai berperan besar dalam kelancaran logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah. Bila kerusakan dibiarkan, masyarakat tidak hanya menghadapi ancaman keselamatan, tetapi juga potensi kerugian ekonomi yang semakin besar.
Ia menegaskan DPRD Kalteng, terutama Komisi IV yang membidangi infrastruktur, akan terus mendorong agar perbaikan jalan menjadi fokus utama Pemprov Kalteng di tahun 2026.
“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur ke depan,” pungkas Hafid.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan