TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA — Upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kembali ditunjukkan lewat pelatihan teknis. Salah satunya, pelatihan excavator yang resmi dimulai pada Selasa, 26 Agustus 2025.
Program ini dinilai sebagai langkah nyata menekan angka pengangguran sekaligus mencetak tenaga kerja mandiri dan siap pakai, khususnya di sektor industri dan konstruksi. Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan selama 15 hari di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) dan Aula Disnakertranskop-UKM, dengan seluruh biaya ditanggung melalui anggaran daerah sesuai DPA Tahun 2025.
Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, menegaskan pentingnya program ini bagi pembangunan SDM.
“Pelatihan seperti ini adalah investasi jangka panjang. Kita ingin anak-anak muda tidak hanya mencari kerja, tapi bisa membuka usaha sendiri, khususnya di bidang konstruksi atau pertambangan,” ujarnya, Rabu, 27 Agustus 2025.
Ia menilai, relevansi pelatihan excavator sangat kuat dengan kondisi ketenagakerjaan di Barito Utara yang menjadi penyangga kawasan industri dan eks-transmigrasi. Keberadaan tenaga terampil lokal akan menjadi nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Tak berhenti di situ, Ardianto juga mendorong pemerintah memperluas jenis pelatihan ke bidang lain seperti pertanian modern, teknologi informasi, dan kewirausahaan.
“Kalau kita serius mengembangkan SDM, maka daerah kita tidak akan kekurangan tenaga kerja kompeten. Justru kita bisa menjadi pemasok tenaga kerja terampil ke daerah lain,” tambahnya.
Para peserta diharapkan serius memanfaatkan kesempatan ini, sebab keterampilan yang diperoleh akan menjadi bekal penting untuk masuk dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.
Pelatihan excavator ini bukan sekadar pembelajaran teknis, melainkan titik awal transformasi generasi muda Barito Utara menuju kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan