Bambang Irawan Soroti Minimnya Jalan, Listrik, dan Jaringan di Hulu Kapuas

Aris Kurnia Hikmawan

11 November 2025, 23:22 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Bambang Irawan, menyoroti masih rendahnya pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Hulu Kapuas, terutama di Kecamatan Mandau Talawang dan Kapuas Hulu.

Dalam hasil kunjungan kerjanya di delapan titik wilayah tersebut baru-baru ini, Bambang menemukan bahwa masyarakat di daerah hulu masih menghadapi keterisolasian akibat keterbatasan akses jalan, listrik, dan jaringan komunikasi.

“Berdasarkan hasil kunjungan kerja di delapan titik wilayah tersebut di Mandau Talawang dan di Kapuas Hulu masih banyak masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses dasar, terutama pada sektor infrastruktur jalan, listrik, dan jaringan komunikasi,” ucapnya, pada Selasa, 11 November 2025.

Ia menjelaskan, sebagian besar warga di wilayah pedalaman Kapuas hingga kini masih bergantung pada jalur sungai sebagai akses utama transportasi. Kondisi ini membuat biaya logistik dan mobilitas masyarakat menjadi lebih tinggi, terutama untuk kegiatan ekonomi dan sosial.

“Kondisi infrastruktur jalan di sejumlah desa, terutama menuju pusat kecamatan, masih belum memadai. Beberapa ruas jalan dan jembatan bahkan belum dapat dilalui secara optimal,” tambahnya.

Selain jalan, Bambang juga menyoroti masalah ketersediaan listrik. Di Kecamatan Mandau Talawang, jaringan listrik PLN baru mulai beroperasi di sebagian wilayah seperti Desa Sepinang, sementara banyak desa lainnya masih bergantung pada energi alternatif.

“Program energi alternatif seperti PLTS memang sudah ada, namun belum mampu menjangkau seluruh warga. Padahal listrik merupakan kebutuhan mendasar dalam meningkatkan kualitas hidup,” lanjutnya.

Masalah lain yang tak kalah penting adalah akses jaringan komunikasi. Ia menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, masyarakat di daerah hulu belum bisa sepenuhnya menikmati manfaatnya karena keterbatasan sinyal dan infrastruktur telekomunikasi.

“Ada tiga hal mendasar yang perlu segera diperhatikan, yakni jalan, listrik, dan jaringan. Ketiganya merupakan kunci untuk membuka isolasi dan mempercepat pembangunan,” ungkapnya.

Bambang berharap pemerintah provinsi dan kabupaten dapat bersinergi mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di wilayah-wilayah terpencil tersebut. Ia menekankan bahwa pemerataan pembangunan harus menjadi fokus utama agar masyarakat di pedalaman tidak tertinggal dari daerah lain.

Menurutnya, pembangunan yang inklusif dan berkeadilan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana akses dasar seperti transportasi, energi, dan informasi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah paling terpencil Kalimantan Tengah.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 18 November 2025

Bagikan

Rekomendasi

Sirajul Rahman Tinjau Kebakaran Besar di Kasongan, Salurkan Bantuan dan Beri Dukungan Moril

Musprov VI Perbakin Kalteng Berjalan Lancar, Ketua Perbakin Barut Pimpin Sidang

Hadapi PT BSG, DPD ARUN Kalteng Kawal Rakyat Kecil Sampai Bebas

DPW PAN Kalteng Gelar Do’a Bersama Anak Yatim

Bambang Purwanto Gaungkan Empat Pilar Kebangsaan di Desa Kapitan

Bambang Purwanto Tegaskan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan di Desa Sumber Agung

Bambang Purwanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Desa Sidorejo

Bambang Purwanto Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Desa Pasir Panjang

Dialog Kebangsaan Bambang Purwanto Disambut Hangat Warga Madurejo

Bambang Purwanto Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Desa Pangkalan Dewa

Bambang Purwanto Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Sungai Parkit

Dinas PUPR Barito Utara Tambah Alat Berat untuk Percepatan Infrastruktur