TENTANGKALTENG.ID, MURUNG RAYA — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Murung Raya menjadi momen refleksi penting bagi pembangunan daerah. Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sirajul Rahman, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapannya agar momentum tersebut menjadi pijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai putra daerah Murung Raya saya mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Murung Raya yang ke-23, semoga semakin maju dan sejahtera,” ucap Ketua DPW PKS Kalteng itu pada Jum’at, 1 Agustus 2025.
Dalam pandangannya, infrastruktur dan pendidikan masih menjadi persoalan utama yang perlu ditangani serius. Kedua sektor ini dianggap sebagai penentu arah pembangunan jangka panjang dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pembangunan infrastruktur dan pembangunan yang menopang perekonomian serta masalah pendidikan masih harus menjadi perhatian pemimpin Murung Raya ke depan. Saya mengamati dua hal ini yang menjadi permasalahan,” tegasnya.
Sirajul menyoroti kondisi jalan di kecamatan dan pedesaan yang belum memadai. Menurutnya, hal tersebut memengaruhi aksesibilitas, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
“Masalah infrastruktur jalan masyarakat di kecamatan dan pedesaan yang masih harus ditingkatkan. Masalah pendidikan menjadi penopang mental, moral, dan karakter yang harus menjadi perhatian,” ujarnya.
Selain itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng ini juga menyinggung rendahnya daya beli masyarakat, tingginya angka kemiskinan, serta permasalahan sosial di kalangan anak dan remaja.
“Tingkat perekonomian dan daya beli masyarakat yang masih rendah. Tingkat kemiskinan masih tinggi terutama di pedesaan. Kenakalan remaja dan anak-anak masih tinggi di pedesaan. Penggunaan jenis obat terlarang dan sejenisnya menjadi keluhan masyarakat di pedesaan,” ungkapnya.
Sirajul menegaskan perlunya kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap Murung Raya di usia ke-23 dapat mengatasi tantangan tersebut melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan