Gebyar PAUD Katingan 2025: Sinergi Wujudkan Generasi Emas Lewat Pendidikan Holistik

Aris Kurnia Hikmawan

2 June 2025, 21:55 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, KATINGAN — Suasana penuh warna dan gelak tawa anak-anak mewarnai halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan selama tiga hari, 2–4 Juni 2025. Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Kabupaten Katingan Tahun 2025 resmi digelar, mengangkat tema “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, sekaligus menjadi bagian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Pembukaan pada Senin, 2 Juni 2025 dihadiri oleh Bupati Katingan yang diwakili Sekretaris Daerah, Feriso, bersama Bunda PAUD Kabupaten Katingan, Sumiati Saiful, serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Katingan, Tri Windarti. Turut hadir guru PAUD, orang tua, dan tentu saja para bintang utama — anak-anak PAUD penuh antusias.

Feriso menegaskan bahwa Gebyar PAUD adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah membangun pendidikan sejak usia dini. “Pendidikan anak usia dini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan masyarakat,” ujarnya. Ia pun mengingatkan pentingnya meneladani semangat Ki Hadjar Dewantara dalam menciptakan pendidikan inklusif dan menyenangkan.

Sumiati Saiful memberi apresiasi mendalam kepada para guru PAUD yang menjadi garda terdepan pendidikan anak. “Dedikasi Bunda-bunda guru dalam membimbing anak-anak dengan kasih sayang patut diapresiasi,” ucapnya. Ia juga memberi penghargaan khusus kepada TK Katolik Canossa yang meraih Juara II Lomba “Senam Anak Indonesia Hebat” tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menggaungkan pentingnya pendekatan PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI). “Golden age adalah masa krusial yang tidak terulang. Kita harus memastikan perkembangan anak tidak hanya dari sisi kognitif, tetapi juga gizi, kesehatan, perlindungan, serta pengembangan emosional dan spiritual,” jelas Sumiati.

Rangkaian lomba seperti bercerita, fashion show guru dan murid, kolase, menyanyi orang tua-anak, dan senam “Anak Indonesia Hebat” menghadirkan panggung ekspresi bagi anak-anak. Dukungan penuh guru dan orang tua membuat mereka tampil percaya diri. “Inilah gambaran ideal pendidikan usia dini – menyenangkan, kolaboratif, dan membangun karakter,” kata salah seorang orang tua peserta.

Menutup acara, Feriso berharap Gebyar PAUD terus berlanjut dan meningkat kualitasnya. “Pendidikan berkualitas harus dimulai sejak dini, karena di sanalah pondasi peradaban dibentuk,” tegasnya.

Gebyar PAUD Katingan 2025 bukan sekadar perlombaan, tetapi wujud komitmen bersama pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat membangun generasi emas melalui pendidikan yang menyentuh seluruh aspek perkembangan anak.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 14 August 2025

Bagikan

Rekomendasi

Muskab Ke-VII Kadin Barito Utara Segera Digelar, Legislator PPP Beri Dukungan

Legislator PAN Barito Utara Gelar Tasmiyah Aqiqah Cucu Pertama

Status Lahan Eks DPRD Barito Utara Disepakati Usai Pengecekan Lapangan

Endang Susilawatie Serap Aspirasi Pendidikan di SMAN 2 Kasongan

Reses di SMAN 2 Kasongan, Legislator Serap Aspirasi Pendidikan

Warga Pendreh Soroti Status Ketua RT 04, Minta Kejelasan Kepengurusan

Sengketa Lahan di Pendreh, Warga dan Perusahaan Sepakati Cek Lapangan

Bupati Barito Utara Dorong ASN Shalat Berjamaah di Jam Kerja

Syukuran Adat Bakumpai, Warga Bintang Ninggi Rayakan Kembalinya Aktivitas Mooring

Penumpang Pesawat Arus Balik di Muara Teweh Mulai Menurun

Sekda Tekankan Akurasi Data dalam Evaluasi KLA 2026

Silaturahmi Hangat, Bupati Shalahuddin Kenang Masa di PUPR