TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Himpunan Wanita Karya diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan perempuan di Kalimantan Tengah.
Organisasi ini dinilai memiliki peran strategis dalam menyatukan visi, meningkatkan kualitas sumber daya perempuan, serta menyalurkan aspirasi dalam pembangunan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan wawasan, peningkatan keterampilan, dan keterlibatan aktif di berbagai bidang.
Ketua Umum DPP Himpunan Wanita Karya, Danny Soedarsono, menegaskan pentingnya penguatan struktur organisasi sebagai bagian dari konsolidasi internal. Hal itu disampaikannya dalam pelantikan pengurus DPD HWK Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan musyawarah daerah untuk menetapkan kepengurusan periode 2026–2030, yang diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam mendukung Partai Golkar.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, turut menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah di tengah tantangan global saat ini.
“Di era transformasi digital dan tantangan global saat ini, peran perempuan tidak lagi sekadar pendukung melainkan aktor utama dalam pembangunan daerah,” kata Wagub.
Ia juga berharap para pengurus yang baru dilantik dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Jadilah wadah bagi perempuan Kalimantan Tengah untuk meningkatkan skill dan wawasan agar mampu bersaing secara sehat di berbagai sektor profesi,” harapnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kepedulian sosial dengan menjunjung nilai Huma Betang dan Belom Bahadat sebagai landasan kebersamaan.
“Pemprov Kalimantan Tengah selalu membuka pintu kerja sama bagi organisasi kemasyarakatan yang memiliki visi membangun daerah. Mari kita bergotong royong dalam mewujudkan Kalteng Berkah, Maju, dan Sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD HWK Kalteng periode 2026–2030, Dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si., menyampaikan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program sebelumnya serta memperkuat arah kebijakan organisasi ke depan.
“Alhamdulillah saya kembali dipercaya memimpin periode berikutnya. Pada periode baru ini, HWK akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan sebelumnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, HWK akan memfokuskan program pada pemberdayaan UMKM, pendidikan, hingga rencana pembentukan sekolah lansia sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok rentan.
“Banyak program yang diusulkan oleh teman-teman dan akan kami jalankan. Kami juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta memohon dukungan terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan, tidak hanya HWK tetapi juga ormas lainnya,” jelas Nafsiah.
Langkah awal setelah pelantikan, lanjutnya, adalah memperkuat konsolidasi internal melalui orientasi pengurus baru agar memahami peran dan fungsi organisasi secara menyeluruh.
“Kami akan mengawali dengan orientasi pengurus baru agar lebih memahami organisasi secara menyeluruh. Setelah itu, kami bergerak melaksanakan program sesuai kemampuan. Kami juga memohon dukungan dari rekan-rekan media,”imbuhnya.
Dengan kepengurusan baru ini, HWK Kalteng diharapkan mampu memperkuat peran perempuan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong program pembangunan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan