Infrastruktur Jadi Kunci Dorong Sektor Pariwisata Barito Utara

Aris Kurnia Hikmawan

5 April 2025, 22:41 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Barito Utara menjadi fokus perhatian DPRD setempat. Ketua DPRD Barito Utara, Hj Mery Rukaini, menegaskan pentingnya pengelolaan pariwisata secara berkelanjutan demi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang mampu mendongkrak PAD. Kita memiliki kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal yang unik dan menarik,” kata Hj Mery Rukaini saat ditemui di Muara Teweh, pada Jum’at, 5 April 2025.

Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata sangat bergantung pada dukungan infrastruktur, promosi yang tepat, serta kerja sama antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Ia menyatakan komitmen DPRD untuk mendukung langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata dan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi wisata. “Kami di DPRD mendorong agar sektor ini mendapat perhatian khusus dalam perencanaan pembangunan. Dengan pengelolaan yang baik, pariwisata dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan tentunya berkontribusi pada PAD Barito Utara,” ujarnya.

Hj Mery Rukaini juga mendorong dinas terkait agar lebih aktif dalam mengeksplorasi potensi wisata baru dan mengoptimalkan promosi digital. Harapannya, Barito Utara bisa dikenal luas sebagai destinasi unggulan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Saat ini, tiga destinasi utama di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Barito Utara adalah Air Terjun Jantur Doyam di KM 18 ruas jalan Muara Teweh–Puruk Cahu, DAM Trinsing di Desa Trinsing, dan Bumi Perkemahan (Buper) Panglima Batur atau DAM Trahean di Kecamatan Teweh Selatan.

Meski begitu, banyak potensi wisata lainnya yang belum tergali secara maksimal. Padahal, menurut Ketua DPRD, kekayaan alam dan budaya Barito Utara sangat potensial untuk dikembangkan menjadi industri pariwisata yang bernilai ekonomi tinggi.

“Semua potensi wisata itu diyakini menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung dan melihat serta menikmati keindahan maupun keasrian panorama alam hutan tropis yang menyimpan kekayaan flora dan fauna tersebut,” tutupnya.

Beberapa objek yang memiliki potensi besar namun belum tergarap optimal antara lain Cagar Alam Pararawen di Kecamatan Teweh Tengah, Hutan Lindung Gunung Lumut di Kecamatan Gunung Purei, hingga Danau Butong yang menanti sentuhan profesional untuk menjadi destinasi unggulan.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 21 May 2025

Bagikan

Rekomendasi

Pemkab Sukamara Petakan Pembangunan Sumur Bor Cegah Karhutla

Sungai Jelai Payau, PDAM Sukamara Atur Pengolahan Air

Dukung Kegiatan Pemuda, Bupati Sukamara Buka Turnamen KNPI Cup 2026

Tingkatkan Kesadaran Karhutla, Mabes TNI Edukasi Warga Sukamara

Antisipasi Lonjakan Karhutla, Pemkab Sukamara Tambah Personel Satgas Lintas Sektor

Jembatan Sungai Damar Terdampak Karhutla, Bupati Sukamara Instruksikan Perbaikan Cepat

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Perkuat Sinergi Daerah, Bupati Sukamara Sambut Kapolres Baru

Resmi Dilantik, Sarjito Targetkan Indonesia Beralih dari Price Taker Jadi Price Maker Komoditas

Dorong Perekonomian Warga, Pemkab Sukamara Lanjutkan Peningkatan Jalan Kartamulya

Bantu Pasokan Solar Nelayan, Pemkab Sukamara Ketatkan Distribusi BBM Subsidi

Perkuat Pembangunan Daerah, Pemkab Sukamara Sinergikan Program CSR Perusahaan