TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA — Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Lohing Simon, menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap kendaraan over dimension over load (ODOL) agar infrastruktur jalan tetap terjaga.
Ia menyoroti kondisi ruas jalan Palangka Raya menuju Kuala Kurun yang kini sudah berstatus fungsional dan mulai dilalui kendaraan. “Jalan sudah fungsional dan bisa dilalui kendaraan. Meski progres akhir saya belum pahami betul, harapan kita proyek selesai tepat waktu dan berkualitas,” ujarnya pada Senin, 7 Juli 2025.
Namun, menurut Lohing, kualitas jalan tidak akan bertahan lama bila aktivitas truk bermuatan berlebih masih marak. Ia bahkan mengaku mendapat laporan dari masyarakat mengenai keberadaan kendaraan ODOL, terutama di malam hari. “Itu masih ada. Saya dapat foto dari warga, tapi tidak ada nomor platnya. Pengawasan harus lebih intensif,” tegasnya.
Lebih lanjut, Lohing meminta Dinas Perhubungan Kalteng mengoptimalkan fasilitas jembatan timbang yang sudah tersedia.
“Kita punya sarana jembatan timbang. Mudah-mudahan bisa dioptimalkan,” katanya.
Ia juga menyinggung soal kewenangan pengelolaan jembatan timbang yang hingga kini masih berada di bawah Kementerian Perhubungan. Lohing berharap kewenangan tersebut bisa dilimpahkan ke pemerintah daerah, sehingga selain memperkuat pengawasan, juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau jembatan timbang dikelola daerah, itu bisa jadi sumber PAD. Mudah-mudahan ada jalan keluar untuk itu,” tutupnya.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan