TENTANGKALTENG.ID, JAKARTA – Politisi Gerindra, Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Bang Ara, kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan ke Bawaslu oleh warga Jakarta Selatan. Laporan tersebut menuding Maruarar memainkan isu SARA dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta, yang memicu beragam tanggapan dari berbagai pihak.
Salah satu tanggapan datang dari Aktivis Muda Kristen DKI Jakarta, Agung Tamtam Sanjaya Butar-Butar, yang secara tegas mendukung pernyataan Bang Ara mengenai kemungkinan pemilih non-Muslim meninggalkan paslon 03 karena dukungan dari Anies Baswedan. Menurut Tamtam, hal tersebut bukanlah isu SARA, melainkan sebuah realitas yang logis dan akademis.
“Buktinya saja saya sendiri. Saya pemilih dari Jakarta Timur. Saya berubah pikiran untuk memilih paslon 03 karena didukung oleh Anies,” ujar Tamtam kepada awak media pada hari Selasa, 26 November 2024.
Lebih jauh, Tamtam mengungkapkan bahwa banyak temannya yang juga mengalami perubahan sikap serupa. Ia menilai, keputusan ini lebih kepada persoalan ideologi dan prinsip, bukan semata-mata karena sentimen keagamaan.
Sebagai mantan Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta, Tamtam mengaku telah lama mengenal Maruarar Sirait sejak aktif di GMKI. Ia menegaskan bahwa Bang Ara adalah sosok yang memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dan tidak pernah memanfaatkan isu SARA untuk kepentingan politik.
“Bang Ara jiwa raganya merah putih, tidak pernah bermain dengan isu receh yang berkaitan dengan SARA,” kata Tamtam menegaskan.
Tamtam juga menyayangkan laporan terhadap Bang Ara ke Bawaslu, yang menurutnya berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
“Laporan itu justru ngawur. Ini kontestasi politik, jadi biasa saja. Tidak perlu baper,” tuturnya.
Sebagai alumnus Universitas Kristen Indonesia (UKI), Tamtam turut mengapresiasi kinerja Maruarar Sirait yang dikenal loyal kepada Presiden Prabowo Subianto dan berdedikasi dalam melayani rakyat.
“Saya melihat kerja beliau luar biasa. Bang Ara sangat loyal kepada Presiden Prabowo dan bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat,” tutup Tamtam.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan