Nasib Tak Jelas, Ratusan Honorer Datangi Kantor DPRD Barito Utara

Aris Kurnia Hikmawan

10 February 2025, 19:08 WIB

Bagikan

Keterangan Foto: Ratusan pegawai honorer yang bekerja di berbagai instansi pada Pemerintah Kabupaten Barito Utara saat mendatangi wakil rakyat di kantor DPRD setempat untuk menanyakan terkait kejelasan status mereka, pada Senin, 10 Februari 2025. (ist)

TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA – Ratusan pegawai honorer yang bekerja di berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, mendatangi kantor DPRD setempat pada Senin, 10 Februari 2025. Mereka menuntut kejelasan mengenai status mereka ke depan, khususnya terkait peluang pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebagian besar dari mereka telah mengabdi sebagai pegawai honorer daerah dalam waktu yang cukup lama, bahkan ada yang mencapai puluhan tahun. Namun, belakangan ini eksistensi mereka semakin terancam akibat regulasi dari Pemerintah Pusat yang menyatakan bahwa honorer dengan masa kerja di bawah dua tahun akan diberhentikan secara bertahap.

Kedatangan para honorer ini dipimpin oleh Ketua Forum Komunikasi Honorer R3, Mohammad Anam. Sebagian besar dari mereka sudah tidak lagi berusia muda, bahkan ada yang telah berusia lebih dari 50 tahun dan tetap berstatus honorer selama dua dekade.

Di depan kantor DPRD, mereka membawa berbagai poster berisi tuntutan dan keluhan, di antaranya bertuliskan, “Ubur-ubur ikan lele, PPPK penuh waktu harga mati le” serta “Anak kami makan apa, kalau tidak diangkat jadi honorer penuh waktu.”

Saat bertemu anggota dewan, Mohammad Anam yang telah menjadi honorer selama 20 tahun menegaskan bahwa mereka menginginkan kepastian pengangkatan menjadi PPPK penuh waktu.

“Permintaan kami, yakni diangkat menjadi honorer penuh waktu, bukan paruh waktu,” ujar Anam yang langsung disambut teriakan setuju dari para honorer yang hadir.

Menurutnya, dalam penataan tenaga non-ASN, pemerintah seharusnya mempertimbangkan masa kerja mereka yang telah lama mengabdi untuk daerah dan negara. Dalam kesempatan itu, Anam dan beberapa perwakilan honorer kemudian diajak berdialog dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota DPRD dan Pemkab Barut.

“Kami ini ada yang jadi honorer 20 tahun, belasan tahun dan 7 tahun, tetapi nasib kami seperti ini terus. Tidak pernah diangkat menjadi PPPK penuh waktu,” tegasnya.

Menanggapi tuntutan para honorer, Wakil Ketua II DPRD Barut, Hj. Henny Rosgiaty Rusly, meminta Pemkab Barut untuk menyediakan data yang valid terkait tenaga honorer, baik yang telah bekerja lebih dari dua tahun maupun yang kurang dari dua tahun.

“Saya minta kepada BKSDM soal data biar jelas diskusi kita hari ini. Ini soal orang, sehingga jangan pakai kira-kira ya datanya,” tegas Hj. Henny Rosgiaty Rusly di hadapan Pj Sekda Jufriansyah dan sejumlah kepala dinas.

Selain itu, Hj. Henny Rosgiaty Rusly juga mengungkapkan bahwa persoalan tenaga honorer di Barut telah berkali-kali dikaji, dikonsultasikan, dan dikomunikasikan dengan pihak terkait di tingkat pusat, namun hingga kini belum ada solusi konkret.

“Kita sudah berkali-kali ke BKN, hasilnya sama saja. Hari ini kita diskusikan, cari solusinya seperti apa. Soal anggaran, saya yakin kita mampu dan tidak ada masalah,” tandasnya. (Adv)

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 14 February 2025

Bagikan

Rekomendasi

Pemkab Sukamara Petakan Pembangunan Sumur Bor Cegah Karhutla

Sungai Jelai Payau, PDAM Sukamara Atur Pengolahan Air

Dukung Kegiatan Pemuda, Bupati Sukamara Buka Turnamen KNPI Cup 2026

Tingkatkan Kesadaran Karhutla, Mabes TNI Edukasi Warga Sukamara

Antisipasi Lonjakan Karhutla, Pemkab Sukamara Tambah Personel Satgas Lintas Sektor

Jembatan Sungai Damar Terdampak Karhutla, Bupati Sukamara Instruksikan Perbaikan Cepat

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Perkuat Sinergi Daerah, Bupati Sukamara Sambut Kapolres Baru

Resmi Dilantik, Sarjito Targetkan Indonesia Beralih dari Price Taker Jadi Price Maker Komoditas

Dorong Perekonomian Warga, Pemkab Sukamara Lanjutkan Peningkatan Jalan Kartamulya

Bantu Pasokan Solar Nelayan, Pemkab Sukamara Ketatkan Distribusi BBM Subsidi

Perkuat Pembangunan Daerah, Pemkab Sukamara Sinergikan Program CSR Perusahaan