TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA — Langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara membentuk Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Penanganan Premanisme dan Ormas Bermasalah mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB.
Dalam pernyataannya pada Jum’at, 16 Mei 2025, Patih Herman menyebut pembentukan Satgas ini sebagai langkah tepat untuk menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Pemkab Barito Utara melalui Bakesbangpol. Pembentukan Satgas ini sangat penting dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta stabilitas daerah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan Satgas ini diharapkan mampu memperkuat fungsi pemerintah daerah dalam mengantisipasi dan menangani potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, deteksi dini, pencegahan, dan penindakan terhadap premanisme serta ormas bermasalah menjadi fokus penting dalam menjaga ketenteraman masyarakat.
Sebelumnya, rapat koordinasi pembentukan Satgas ini dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Dirjen Politik dan PUM, Dr. Drs. Bahtiar, M.Si. Rapat diikuti oleh 564 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari Barito Utara, rapat diikuti oleh Pj Sekda Drs. Jufriansyah, Kepala Bakesbangpol Rayadi, dan jajaran Kesbangpol dari Aula Setda Lantai I Muara Teweh.
Pj Sekda menyampaikan bahwa Pemkab Barito Utara tengah menyusun draf Surat Keputusan (SK) Satgas yang mengacu pada model dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Rapat lanjutan akan segera digelar untuk finalisasi struktur dan penandatanganan SK oleh Pj Bupati.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol, Rayadi, menyatakan bahwa Satgas ini akan dibentuk secara cepat dan terstruktur, serta disertai koordinasi lintas sektor agar implementasinya berjalan efektif.
“Pelaksanaan di lapangan harus efektif dan sesuai harapan,” tegas Rayadi.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan