Pemkab Sukamara Dorong Pencegahan Korupsi Melalui Penguatan Integritas dan Sistem Pemerintahan

Aris Kurnia Hikmawan

17 February 2025, 20:30 WIB

Bagikan

TENTANGKALTENG.ID, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus memperkuat komitmen dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi melalui langkah-langkah preventif. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan Sosialisasi “Upaya Preventif dalam Tindak Pidana Korupsi” yang diselenggarakan pada Senin (17/02/2025) di Gedung BPG Sukamara.

Acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sukamara, Yofi Yudistira, S.Pt, dan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sukamara, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda menegaskan bahwa korupsi merupakan permasalahan klasik yang masih menjadi tantangan serius dalam penyelenggaraan pemerintahan, dan membutuhkan upaya luar biasa untuk memberantasnya.

“Korupsi bukan hal baru, namun terus berulang karena sistem yang lemah dan integritas individu yang belum kuat. Upaya preventif perlu ditingkatkan melalui perbaikan sistem dan penanaman nilai integritas sejak dini,” tegas Yofi Yudistira.

Ia juga menyoroti pentingnya aspek kesejahteraan penyelenggara negara dalam mencegah potensi terjadinya tindak korupsi, meskipun diakuinya bahwa hal tersebut belum sepenuhnya efektif apabila tidak disertai dengan kesadaran moral yang kuat.

Lebih lanjut, Pj. Sekda menekankan perlunya pendekatan yang lebih mendasar dalam pemberantasan korupsi, tidak hanya sekadar reaktif terhadap kasus yang muncul ke permukaan.

“Penindakan tidak cukup hanya fokus pada kasus yang heboh di media. Kita memerlukan upaya yang lebih fundamental dan menyeluruh, agar manfaat pencegahan korupsi benar-benar dirasakan masyarakat luas,” tambahnya.

Dalam forum ini juga ditegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari korupsi. Salah satunya melalui penanaman budaya antikorupsi sejak dini di tengah masyarakat.

“Budaya antikorupsi harus mulai ditanamkan sejak dini. Membangun kesadaran dan mental antikorupsi adalah langkah kunci dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkuat pemahaman dan komitmen seluruh aparatur pemerintah daerah terhadap pencegahan korupsi. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Sukamara dapat menjadi wilayah yang bersih, berintegritas, dan semakin dipercaya oleh publik.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 22 June 2025

Bagikan

Rekomendasi

Dukung Kegiatan Pemuda, Bupati Sukamara Buka Turnamen KNPI Cup 2026

Jembatan Sungai Damar Terdampak Karhutla, Bupati Sukamara Instruksikan Perbaikan Cepat

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Perkuat Sinergi Daerah, Bupati Sukamara Sambut Kapolres Baru

Resmi Dilantik, Sarjito Targetkan Indonesia Beralih dari Price Taker Jadi Price Maker Komoditas

Dorong Perekonomian Warga, Pemkab Sukamara Lanjutkan Peningkatan Jalan Kartamulya

Bantu Pasokan Solar Nelayan, Pemkab Sukamara Ketatkan Distribusi BBM Subsidi

Perkuat Pembangunan Daerah, Pemkab Sukamara Sinergikan Program CSR Perusahaan

Pemkab dan DPRD Sukamara Sepakati KUA-PPAS TA 2027

Sektor Keuangan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

Kunjungi Sekolah Pantai Lunci, Bupati Sukamara Bagikan Susu dan Motivasi Siswa

Tingkatkan Mutu Pendidikan Pesisir, Bupati Sukamara Tampung Aspirasi Guru