Pembangunan SMA Jadi Kebutuhan Mendesak di Bangkuang Makmur Kotim

Aris Kurnia Hikmawan

8 November 2025, 22:42 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Pipit Setyorini, menyoroti urgensi pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) baru di Desa Bangkuang Makmur, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), setelah menggelar kegiatan reses.

Dalam kegiatan Reses Masa Sidang Tahun 2025 yang berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025, Pipit Setyorini turun langsung ke delapan titik wilayah di Kotim. Tujuannya adalah untuk berdialog dan mendengarkan berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Delapan lokasi yang dikunjungi meliputi Desa Sungai Paring, Cempaka Mulia Barat, Luwuk Ranggan, Patai, Pelangsian, Bangkuang Makmur, Telaga Baru, dan Eka Bahurui. Beragam usulan diterima, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan desa hingga penambahan penerangan jalan umum (PJU).

Namun, dari semua aspirasi yang masuk, pembangunan satu unit SMA di Desa Bangkuang Makmur menjadi perhatian utama. Warga setempat menilai keberadaan sekolah menengah atas sangat mendesak.

Kepala desa mengungkapkan, pelajar di Bangkuang Makmur selama ini harus menempuh jarak yang cukup jauh ke Kota Sampit untuk melanjutkan pendidikan. Kondisi ini menjadi hambatan besar bagi banyak siswa, terutama yang terkendala biaya dan akses transportasi. Selain itu, potensi calon siswa di wilayah tersebut cukup besar, didukung keberadaan empat sekolah menengah pertama di sekitar Bangkuang Makmur.

Menanggapi kebutuhan vital tersebut, Pipit Setyorini menegaskan bahwa aspirasi pembangunan SMA akan menjadi prioritas perjuangannya di DPRD Provinsi Kalteng.

“Banyak anak-anak lulusan SMP di Bangkuang Makmur yang terkendala untuk melanjutkan pendidikan karena jarak yang jauh dan minimnya sarana transportasi. Ini kebutuhan yang sangat mendesak, dan kami akan perjuangkan agar mendapat perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Pipit.

Selain sektor pendidikan, Pipit juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, terutama terkait infrastruktur dasar yang masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Ia menegaskan, reses bukan sekadar agenda rutin dewan. Kegiatan ini adalah momentum penting untuk memastikan bahwa suara rakyat tersampaikan secara langsung kepada pembuat kebijakan di tingkat provinsi. Dengan menyerap aspirasi warga secara langsung, Pipit berharap arah pembangunan di Kotawaringin Timur dapat semakin tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 18 November 2025

Bagikan

Rekomendasi

Pemberdayaan Masyarakat Harus Jadi Prioritas Utama APBN

Golkar Kalteng Bagikan 1.000 Paket Sembako di Tengah Kabut Asap

PWI Barito Utara Bagikan Ratusan Masker di Tengah Kabut Asap

PAMA Distrik BEKB Edukasi Siswa SMPN 1 Teweh Timur Cegah Bahaya Narkoba

Rangkaian BIK 2026 Hadirkan Berbagai Program Edukasi dan Aksi Sosial di Kotawaringin Barat

OJK Kalteng Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Pangkalan Bun

HUT Golkar Kalteng Diisi Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan

SMSI Kalteng Siap Bersinergi dengan Bawaslu Awasi Pemilu 2029

Karhutla Kalteng Memburuk, ARUN Kalteng Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

Sengketa Lahan Hiu Putih Memanas, Pembangunan Toko Jeffriko Seran Diduga Tanpa Izin

OJK dan BI Kalteng Bersama FKIJK-BMPD Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Penanganan Karhutla

Sektor Jasa Keuangan Kalteng Tetap Tangguh Hadapi Dinamika Global dan Karhutla