Komisi I DPRD Kalteng Dorong Bapenda Terus Berinovasi, Demi PAD yang Lebih Optimal

Aris Kurnia Hikmawan

3 February 2025, 18:28 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Tengah terus mendapat perhatian serius. Komisi I DPRD Kalteng kembali menunjukkan komitmennya dengan melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat pada Senin, 3 Februari 2025.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat OPAD Kantor Bapenda ini merupakan kelanjutan dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sebelumnya digelar bersama mitra kerja pada Selasa, 21 Januari 2025. Fokus pembahasan mengerucut pada strategi-strategi konkret peningkatan PAD, termasuk evaluasi penerapan Opsen Pajak dan isu penting lainnya yang berkaitan langsung dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Muhajirin, menyoroti posisi strategis Bapenda sebagai motor penggerak pendapatan daerah.

“Lumbung PAD adalah dari Badan Pendapatan Daerah. Oleh karena itu, Komisi I DPRD siap membantu dan memfasilitasi dalam segi sarana dan prasarana demi mengupayakan pencapaian target PAD di Provinsi Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Anggota Komisi I, Yohanes Freddy Ering, yang menekankan pentingnya penguatan peran UPT Samsat dalam pelayanan perpajakan kendaraan bermotor.

“Kami siap membantu jika terdapat kendala pada UPT Samsat dalam proses penanganan pajak kendaraan untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih signifikan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bapenda Kalteng, Anang Dirjo, menguraikan berbagai inovasi yang telah digulirkan pihaknya demi menciptakan layanan pajak yang semakin mudah dan efisien.

“Kami telah melakukan beberapa inovasi yang terdapat di masing-masing UPT Samsat pada 14 Kabupaten/Kota, di antaranya Samsat Keliling (SAMKEL), Mall Pelayanan Samsat, Samsat Drive Thru, serta ada juga pelayanan yang disediakan di cafe-cafe Samsat di beberapa UPT Samsat.

Kami juga menyediakan aplikasi pembayaran pajak secara online melalui aplikasi E-Pahari,” jelas Anang.

Lebih lanjut, Anang menyampaikan bahwa transformasi digital dan sistem non-tunai menjadi andalan baru dalam mendorong kesadaran dan kemudahan pembayaran pajak.

“Dengan disediakannya inovasi pembayaran pajak tersebut, masyarakat tidak perlu lagi repot mendatangi kantor Samsat untuk membayarkan pajak kendaraan mereka,” pungkasnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik tolak sinergi yang lebih erat antara legislatif dan eksekutif untuk mendongkrak pendapatan daerah secara berkelanjutan, seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 12 May 2025

Bagikan

Rekomendasi

Pemberdayaan Masyarakat Harus Jadi Prioritas Utama APBN

Golkar Kalteng Bagikan 1.000 Paket Sembako di Tengah Kabut Asap

PWI Barito Utara Bagikan Ratusan Masker di Tengah Kabut Asap

PAMA Distrik BEKB Edukasi Siswa SMPN 1 Teweh Timur Cegah Bahaya Narkoba

Rangkaian BIK 2026 Hadirkan Berbagai Program Edukasi dan Aksi Sosial di Kotawaringin Barat

OJK Kalteng Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Pangkalan Bun

HUT Golkar Kalteng Diisi Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan

SMSI Kalteng Siap Bersinergi dengan Bawaslu Awasi Pemilu 2029

Karhutla Kalteng Memburuk, ARUN Kalteng Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

Sengketa Lahan Hiu Putih Memanas, Pembangunan Toko Jeffriko Seran Diduga Tanpa Izin

OJK dan BI Kalteng Bersama FKIJK-BMPD Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Penanganan Karhutla

Sektor Jasa Keuangan Kalteng Tetap Tangguh Hadapi Dinamika Global dan Karhutla