Lawan Pemangkasan Dana Pusat, Sekda Muhlis Ajak Dunia Usaha Barut Sinergi Kuatkan Pembangunan

Aris Kurnia Hikmawan

12 November 2025, 22:00 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) kini menghadapi tantangan serius dalam kondisi keuangan daerah setelah adanya pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.

Kondisi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Utara, Drs. Muhlis, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan serta Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rakor dilaksanakan di Gedung Balai Antang Muara Teweh pada Rabu, 12 November 2025.

“Perlu kami sampaikan bahwa APBD Barito Utara terpangkas kurang lebih Rp1,2 miliar akibat penurunan dana transfer daerah. Hal ini tentu berpengaruh terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan,” kata Sekda Barito Utara Muhlis.

Muhlis menjelaskan bahwa rakor ini digelar atas arahan Bupati Barito Utara setelah mendapat persetujuan dari Gubernur Kalimantan Tengah. Tujuannya adalah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha guna meningkatkan kontribusi sektor swasta terhadap pembangunan.

Meskipun terjadi pemangkasan, Sekda Muhlis menegaskan bahwa Pemkab Barito Utara masih berupaya menjaga stabilitas pelaksanaan program daerah.

“Alhamdulillah, Barito Utara masih dalam posisi yang relatif lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain. Namun memang sektor infrastruktur menjadi yang paling terdampak. Berkat perjuangan Bapak Bupati, beberapa program di tingkat nasional masih dapat kita dorong untuk terealisasi di APBD 2026 mendatang,” lanjutnya.

Sekda juga menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TJSL serta kontribusi terhadap peningkatan PAD.

“Peran dunia usaha sangat diharapkan. Karena itu, melalui rakor ini, kita ingin menyamakan persepsi mengenai tanggung jawab daerah dan tanggung jawab perusahaan agar pelaksanaannya bisa lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Muhlis.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Muhlis turut melakukan pengecekan kehadiran perwakilan dunia usaha, baik dari sektor perbankan maupun perusahaan tambang dan perkebunan yang berinvestasi di Barito Utara.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Ketua DPRD Barito Utara, unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Barito Utara, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perusahaan, perbankan, serta tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda. Rakor ini diharapkan menghasilkan kesepahaman bersama untuk memperkuat komitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan serta mendukung optimalisasi PAD demi kemajuan Barito Utara.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 5 December 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Sektor Keuangan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

Dinilai Copy Paste BAP, Tuntutan Mati Kasus Sabu 9 Kg di PN Sampit Diwarnai Banyak Kejanggalan

OJK Perkuat Struktur Organisasi, Tujuh Pejabat Baru Dilantik

OJK Perkuat Budaya Menabung untuk Dorong Kesejahteraan Generasi Muda

Kalteng Borong Tiga Penghargaan Nasional Literasi Keuangan 2026

DPD ARUN Kalteng Siap Kawal 5 RUU Strategis di DPR RI

Perkuat Pembinaan Atlet Voli Muda, DPRD Pohuwato Dukung Ajang Kapolres Cup II 2026

Laga Puncak Kapolres Pohuwato Cup 2026: PNM FC dan Vanjura FC Siap Bentrok di Partai Final

OJK Kalteng Edukasi Pelajar Palangka Raya Kelola Keuangan Sejak Dini

SMSI Kalteng dan OJK Perkuat Sinergi Perluas Literasi Keuangan

Jaringan Media Jadi Kekuatan Perluas Edukasi Keuangan di Kalteng