Pemkab Ketapang Tinjau Jembatan Jelai: Akses Tinggal 2,5 KM Lagi!

Aris Kurnia Hikmawan

14 April 2025, 20:30 WIB

Bagikan

TENTANGKALTENG.ID, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang, Kalimantan Barat, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, guna meninjau langsung kondisi Jembatan Jelai yang menjadi penghubung strategis antarprovinsi. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Sukamara, H. Masduki, ST beserta jajaran di lokasi jembatan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama lintas wilayah untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Bupati Sukamara menyambut baik kedatangan Pemkab Ketapang dan menyampaikan kesiapan pihaknya untuk terus menjalin koordinasi, termasuk melibatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kami di Sukamara siap untuk berkoordinasi lebih lanjut. Bahkan Gubernur Kalimantan Tengah juga telah menyatakan kesiapannya untuk mendukung, jika memang dibutuhkan. Ini bentuk keseriusan kita bersama dalam mendorong pembangunan yang saling menguntungkan,” ungkap Bupati Masduki saat mendampingi peninjauan.

Tak hanya sekadar melakukan kunjungan, tim teknis dari Pemkab Ketapang juga melakukan pemetaan serta pengambilan data di sekitar area Jembatan Jelai dan akses jalan yang belum tersambung. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah awal untuk menyusun rencana pembangunan jalan penghubung dari sisi Kalimantan Barat, khususnya menuju wilayah Kecamatan Jelai di Sukamara.

Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, kondisi Jembatan Jelai saat ini telah rampung secara fisik dan sudah dapat dilintasi. Namun, masih terdapat sekitar 2,5 kilometer jalan yang belum tersambung secara penuh, sehingga menghambat pemanfaatan jembatan secara maksimal.

Bupati Masduki menekankan pentingnya percepatan penyambungan akses jalan agar dampak positif dari keberadaan jembatan ini bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas, baik dari Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Barat.

“Kalau akses ini tersambung sempurna, manfaatnya akan sangat besar. Tidak hanya memperpendek jarak tempuh, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi barang, dan meningkatkan mobilitas warga,” tambahnya.

Sementara itu, Pemkab Ketapang menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemkab Sukamara. Mereka juga menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti hasil peninjauan ini dengan koordinasi teknis lanjutan, terutama terkait data pemetaan jalan dan kemungkinan sinergi pembangunan antarwilayah.

Jembatan Jelai sendiri merupakan infrastruktur strategis yang telah lama dinantikan sebagai penghubung antarprovinsi di Pulau Kalimantan. Jika penyambungan jalan dapat direalisasikan dalam waktu dekat, jalur ini akan menjadi alternatif penting transportasi darat antara Kalbar dan Kalteng, yang selama ini harus ditempuh melalui jalur memutar atau sungai.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi konkret antara dua kabupaten bertetangga, demi kemajuan kawasan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 22 June 2025

Bagikan

Rekomendasi

SMSI Kalteng dan OJK Perkuat Sinergi Perluas Literasi Keuangan

SMSI dan PWI Barito Selatan Kaji Banding ke SMSI Barito Utara, Bahas Penguatan Organisasi dan SDM

SMSI Kalteng dan Mitra Semarakkan HUT RI dengan Lomba Domino Antar Jurnalis

KPM Bone Kalteng Perkuat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Lomba Domino HUT RI ke-81

PT BSS dan Insan Pers Kalteng Pererat Keakraban Lewat Lomba Domino di HUT RI Ke-81

SMSI Kalteng dan Bidan Sean Bangun Kolaborasi Strategis, Tingkatkan Edukasi Publik tentang Peran DPD RI

Riset Mahasiswa Ungkap Dampak Positif MBG bagi Ekonomi Desa, AMM: Wujud Nyata Pasal 33 UUD 1945

SMSI dan Disdik Kalteng Kolaborasi Dorong Potensi Jurnalis Sekolah

Ngejob Band Resmi Mengudara, Usung Mimpi Besar Musisi Lokal

SMSI Kalteng dan KPP Pratama Siap Genjot Literasi Pajak Untuk Bangun Ekonomi Daerah

SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Sinergi Lewat News Room Jaga Desa

KAHMI Palangka Raya Desak Audit Sistem Kelistrikan di Kalimantan Tengah