Sukamara Jadi Model Nasional dalam Program Transmigrasi Karya Nusantara

Aris Kurnia Hikmawan

24 April 2025, 20:53 WIB

Bagikan

TENTANGKALTENG.ID, SUKAMARA – Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, kembali mencuri perhatian nasional. Dalam wawancara eksklusif yang disiarkan oleh stasiun televisi nasional Metro TVMenteri Transmigrasi menyebut Sukamara sebagai contoh pengembangan Program Transmigrasi Karya Nusantara, salah satu dari lima program unggulan pemerintah dalam rangka mempercepat pembangunan daerah dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Kabupaten Sukamara adalah wilayah yang sangat potensial. Dengan jumlah penduduk sekitar 65.000 jiwa dan ketersediaan lahan yang luas, Sukamara kami tetapkan sebagai salah satu model pengembangan kawasan transmigrasi berbasis potensi lokal. Salah satu rencana utamanya adalah pencetakan 20.000 hektare sawah, yang diperkirakan akan melibatkan hingga 10.000 kepala keluarga,” ujar Menteri saat wawancara dengan Metro TV.

Lebih jauh, Menteri menjelaskan bahwa penetapan Sukamara sebagai prioritas nasional tak lepas dari komitmen Bupati Sukamara, H. Masduki, S.T., yang secara aktif mendorong dan mengawal percepatan pembangunan di daerahnya. Pemerintah pusat merespons dengan menjadikan Sukamara sebagai model integrasi antara pengembangan kawasan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

“Kita ingin pembangunan ini menyeluruh—bukan hanya dari sisi fisik, tapi juga menyentuh kesejahteraan masyarakat. Sukamara adalah contoh bagus karena pemimpinnya punya komitmen dan visi pembangunan yang jelas,” tambah Menteri.

Kepemimpinan H. Masduki, S.T., memang dikenal konsisten dalam memperjuangkan kepentingan daerah, terutama di sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat. Visi beliau menjadikan Sukamara sebagai sentra pertumbuhan kawasan berbasis pangan dan agribisnis kini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Tak hanya transmigrasi nasional, pemerintah daerah juga tengah mengembangkan program transmigrasi lokal. Di antaranya, rencana penempatan 80 kepala keluarga di Sungai Baru dan 40 kepala keluarga di Pulau Nibung. Skema ini dirancang agar masyarakat lokal dan para transmigran dapat tumbuh bersama secara harmonis dan saling mendukung dalam proses pembangunan.

“Ini adalah langkah besar menuju Sukamara yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing. Dan yang lebih penting, ini adalah bukti bahwa daerah kecil pun bisa jadi inspirasi nasional,” ujar Bupati H. Masduki dalam tanggapannya.

Dengan berbagai inisiatif strategis ini, Sukamara tak hanya tumbuh—tapi juga memberi arah bagi masa depan transmigrasi Indonesia.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 24 June 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Resmi Dilantik, Sarjito Targetkan Indonesia Beralih dari Price Taker Jadi Price Maker Komoditas

Sektor Keuangan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

Dinilai Copy Paste BAP, Tuntutan Mati Kasus Sabu 9 Kg di PN Sampit Diwarnai Banyak Kejanggalan

OJK Perkuat Struktur Organisasi, Tujuh Pejabat Baru Dilantik

OJK Perkuat Budaya Menabung untuk Dorong Kesejahteraan Generasi Muda

Puluhan Regu Semarakkan Pawai Pembangunan HUT RI di Sukamara

Pawai Pembangunan Sukamara Meriah, Bupati Ingatkan Potensi Karhutla

Kalteng Borong Tiga Penghargaan Nasional Literasi Keuangan 2026

Pemkab Sukamara Lanjutkan Peningkatan Jalan Poros Desa Kartamulya

DPD ARUN Kalteng Siap Kawal 5 RUU Strategis di DPR RI

Perkuat Pembinaan Atlet Voli Muda, DPRD Pohuwato Dukung Ajang Kapolres Cup II 2026