Tiga Masalah Mendesak Warga Kapuas-Pulang Pisau: Jalan Rusak, Air Bersih, dan Gagal Panen

Aris Kurnia Hikmawan

16 November 2025, 22:00 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Muhajirin, kembali turun ke daerah pemilihannya yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau untuk menyerap aspirasi masyarakat, di mana beragam persoalan kembali menjadi keluhan warga.

Reses yang digelar pada Jum’at, 14 November 2025, ini menyoroti tiga isu utama yang dihadapi masyarakat, yaitu infrastruktur jalan yang rusak, keterbatasan akses air bersih, hingga tantangan gagal panen akibat cuaca ekstrem.

Muhajirin mengungkapkan bahwa persoalan infrastruktur, terutama kondisi jalan desa, masih menjadi keluhan yang paling sering disampaikan masyarakat. Jalan yang rusak dan sulit dilalui dinilai menghambat aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian.

“Setiap turun ke lapangan, hampir selalu masyarakat mengeluhkan kondisi infrastruktur, terutama jalan desa yang rusak dan sulit dilalui. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap hal ini,” ujarnya.

Selain infrastruktur, masalah air bersih juga menjadi perhatian serius. Di sejumlah wilayah, kondisi geografis membuat warga kesulitan mendapatkan sumber air layak konsumsi. Upaya pembangunan sumur bor pun kerap mengalami kendala.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Banyak warga yang masih mengandalkan sumber air yang kualitasnya belum memadai. Ini perlu segera dicari solusinya karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat,” tambah Muhajirin.

Tak hanya itu, aspirasi juga datang dari kelompok petani yang mengaku mengalami penurunan hasil panen. Curah hujan tinggi serta banjir musiman membuat lahan pertanian mereka rusak dan mengganggu keberlangsungan ekonomi keluarga.

“Musim yang tidak menentu sering menimbulkan banjir di lahan warga. Akibatnya hasil panen berkurang dan kondisi ekonomi masyarakat menjadi tertekan,” jelasnya.

Muhajirin menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui jalur legislatif. Ia berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui program-program nyata.

“Semua aspirasi masyarakat akan kami bawa ke tingkat pembahasan. Harapannya, seluruh masukan ini bisa segera ditangani agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tutupnya.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 19 November 2025

Bagikan

Rekomendasi

Pemberdayaan Masyarakat Harus Jadi Prioritas Utama APBN

Golkar Kalteng Bagikan 1.000 Paket Sembako di Tengah Kabut Asap

PWI Barito Utara Bagikan Ratusan Masker di Tengah Kabut Asap

PAMA Distrik BEKB Edukasi Siswa SMPN 1 Teweh Timur Cegah Bahaya Narkoba

Rangkaian BIK 2026 Hadirkan Berbagai Program Edukasi dan Aksi Sosial di Kotawaringin Barat

OJK Kalteng Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Pangkalan Bun

HUT Golkar Kalteng Diisi Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan

SMSI Kalteng Siap Bersinergi dengan Bawaslu Awasi Pemilu 2029

Karhutla Kalteng Memburuk, ARUN Kalteng Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

Sengketa Lahan Hiu Putih Memanas, Pembangunan Toko Jeffriko Seran Diduga Tanpa Izin

OJK dan BI Kalteng Bersama FKIJK-BMPD Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Penanganan Karhutla

Sektor Jasa Keuangan Kalteng Tetap Tangguh Hadapi Dinamika Global dan Karhutla