TENTANGKALTENG.ID, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus memperkuat berbagai upaya penanganan sektor ketenagakerjaan di tengah tantangan daerah pada Minggu, 5 Juli 2026.
Bupati Sukamara, Masduki, mengungkapkan bahwa rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan lapangan kerja, serta dominasi sektor informal masih menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi ketenagakerjaan di Sukamara.
“Jumlah pencari kerja masih lebih besar dibandingkan lowongan yang tersedia. Ini menjadi tantangan yang terus kami carikan solusinya,” ujar Masduki.
Guna mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukamara terus menjalankan berbagai program unggulan untuk menekan angka pengangguran. Langkah strategis ini dimulai dari perencanaan tenaga kerja, pelatihan berbasis kompetensi, penempatan tenaga kerja, hingga pemberdayaan UMKM dan promosi ekspor daerah.
“Upaya menciptakan lapangan kerja mandiri juga dilakukan melalui pelatihan kerja dan kewirausahaan, termasuk pemberdayaan 40 pemuda melalui peningkatan kapasitas usaha agar mampu membuka peluang usaha secara mandiri,” pungkasnya.
Kerja keras tersebut membuah hasil positif dengan membaiknya tren ketenagakerjaan di Kabupaten Sukamara. Tingkat Pengangguran Terbuka tercatat menurun dari 4,95 persen pada 2024 menjadi 4,47 persen pada 2025. Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk bekerja dan penurunan angka kemiskinan, jumlah penganggur di daerah ini berkurang dari 1.770 orang menjadi 1.638 orang.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan