Gen Z dan Milenial Dukung Program Pendidikan Gratis Agustiar-Edy

Aris Kurnia Hikmawan

24 October 2024, 15:23 WIB

Bagikan

Keterangan Foto: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran (tengah kiri) dan H. Edy Pratowo (tengah kanan). (ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Dukungan dari generasi muda, terutama Generasi Z dan milenial, untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, diperkirakan akan semakin kuat seiring pengumuman program pendidikan gratis. Program ini dianggap sebagai solusi konkret untuk memastikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat, mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi.

Founder Forum Pemuda Kalteng (Forpeka), Novia Adventy Juran, menyambut baik inisiatif ini, menegaskan bahwa program tersebut sangat relevan dengan kepentingan generasi muda yang peduli pada isu pendidikan dan keadilan sosial. Menurut Novia, pendidikan gratis akan menjadi daya tarik besar bagi kalangan muda yang sering kali menghadapi tantangan finansial dalam melanjutkan pendidikan.

“Akses pendidikan yang lebih mudah akan menarik perhatian generasi muda yang sangat peduli dengan isu pendidikan dan kesetaraan peluang. Program ini tentu mengurangi beban finansial keluarga serta dapat membantu mengurangi tingkat putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Novia kepada tentangkalteng.id, pada Kamis, 24 Oktober 2024.

Generasi Muda sebagai Kekuatan Kampanye

Novia Adventy juga menyoroti bahwa generasi muda, terutama Gen Z dan milenial, memiliki potensi besar dalam mendukung kampanye ini. Dengan penguasaan media sosial yang sangat baik dan jaringan yang luas, mereka dapat menjadi motor penggerak dalam menyebarluaskan pesan kampanye Agustiar-Edy.

“Generasi muda sekarang cenderung aktif di media sosial dan memiliki jaringan luas, sehingga mereka bisa menjadi penggerak kampanye dukungan bagi program ini. Keberhasilan program dalam memberikan akses pendidikan bagi masyarakat dapat meningkatkan citra positif bagi calon pemimpin dan kebijakan yang ditawarkan,” tambah Novia.

Keadilan Sosial dan Investasi Masa Depan

Program pendidikan gratis yang diusulkan Agustiar-Edy juga selaras dengan prinsip keadilan sosial. Novia menyebutkan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang harus dijamin oleh negara, dan kebijakan ini merupakan investasi besar bagi masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia secara umum.

“Pendidikan adalah hak dasar rakyat, dan negara harus hadir untuk menjamin hak dasar tersebut terpenuhi. Hal ini merupakan representasi keadilan sosial dan investasi untuk masa depan generasi kita,” tegasnya.

Program ini dianggap sebagai penerus dari inisiatif yang sukses di era Gubernur Sugianto Sabran, seperti Beasiswa Tabe, yang telah membantu puluhan ribu mahasiswa. Dengan program ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah terus meningkat.

Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

Selain pendidikan, Novia juga menekankan pentingnya keberlanjutan di sektor lain, seperti kesehatan, sebagai bagian dari visi pasangan Agustiar-Edy. Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis juga menjadi prioritas, di mana warga hanya perlu menunjukkan KTP dan SKTM untuk mendapat layanan di rumah sakit daerah.

“Dalam aspek kesehatan, hanya dibutuhkan KTP dan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari RT/RW atau Kepala Desa untuk bisa berobat dan dilayani dengan sangat baik di rumah sakit daerah,” sarannya.

Dengan tagline ‘lebih baik lagi’, program-program unggulan Agustiar-Edy diharapkan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurut Novia, hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan terhadap kinerja gubernur saat ini hampir mencapai 80%, mencerminkan dukungan yang luas bagi pasangan ini.

Inovasi untuk Generasi Muda

Novia juga menyarankan agar Agustiar-Edy terus berinovasi dan mengembangkan program-program yang lebih spesifik untuk generasi muda. “Sebetulnya semua sudah tercover dalam program Kartu Huma Betang Sejahtera, namun beberapa hal perlu diejawantahkan dalam bentuk program yang lebih konkret,” pungkas Mantan Ketua GMKI Cabang Kota Palangka Raya tersebut.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 27 October 2024

Bagikan

Rekomendasi

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Dinilai Copy Paste BAP, Tuntutan Mati Kasus Sabu 9 Kg di PN Sampit Diwarnai Banyak Kejanggalan

OJK Perkuat Struktur Organisasi, Tujuh Pejabat Baru Dilantik

OJK Perkuat Budaya Menabung untuk Dorong Kesejahteraan Generasi Muda

Kalteng Borong Tiga Penghargaan Nasional Literasi Keuangan 2026

DPD ARUN Kalteng Siap Kawal 5 RUU Strategis di DPR RI

Perkuat Pembinaan Atlet Voli Muda, DPRD Pohuwato Dukung Ajang Kapolres Cup II 2026

Laga Puncak Kapolres Pohuwato Cup 2026: PNM FC dan Vanjura FC Siap Bentrok di Partai Final

OJK Kalteng Edukasi Pelajar Palangka Raya Kelola Keuangan Sejak Dini

SMSI Kalteng dan OJK Perkuat Sinergi Perluas Literasi Keuangan

Jaringan Media Jadi Kekuatan Perluas Edukasi Keuangan di Kalteng

Hadapi Tantangan Pengawasan Narkotika Cair, Kariswan Nilai Aspirasi Publik Penting dalam Proses Legislasi