DPRD Barito Utara Apresiasi Instruksi Bupati tentang Penggunaan Bahasa Daerah di Sekolah

Aris Kurnia Hikmawan

19 October 2025, 20:31 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA — Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025 menjadi momen penting dalam upaya menjaga dan melestarikan bahasa daerah. Tahun ini, selain memasukkan bahasa Temboyan ke dalam program revitalisasi, pemerintah daerah juga meluncurkan kebijakan baru melalui Instruksi Bupati Barito Utara Nomor 400.3.5/897.a/DISDIK/X/2025. Kebijakan tersebut mewajibkan seluruh satuan pendidikan menggunakan bahasa daerah setiap hari Kamis pada minggu pertama setiap bulan.

Menanggapi langkah itu, Anggota Komisi I DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut.

“Instruksi Bupati ini adalah langkah maju dan strategis. Kami di DPRD, khususnya Komisi I yang membidangi pendidikan, sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kebijakan ini. Penggunaan bahasa daerah di sekolah tidak hanya sebatas seremonial, tapi ini investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda yang mencintai budaya lokalnya,” ujar Patih Herman saat ditemui di Muara Teweh, pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Menurutnya, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak.

“Bahasa daerah adalah jati diri kita. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Saya berharap ini tidak hanya menjadi rutinitas, tapi benar-benar membentuk kesadaran kolektif di lingkungan pendidikan dan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Patih Herman juga mendorong agar program revitalisasi bahasa daerah diperluas, tidak hanya pada bahasa Temboyan, tetapi juga mencakup bahasa Dusun Malang dan berbagai bahasa Dayak lainnya.

“Kami siap mendukung dari sisi anggaran maupun regulasi agar program ini berkelanjutan. Ini bukan hanya soal bahasa, tapi soal mempertahankan warisan leluhur yang tak ternilai harganya,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut.

Sementara itu, Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 berlangsung meriah dengan diikuti ratusan siswa dari 47 sekolah dasar dan menengah pertama se-Kabupaten Barito Utara. Ajang ini menjadi wadah untuk menanamkan kebanggaan terhadap bahasa ibu sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam menjaga keberagaman bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 23 October 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Dinilai Copy Paste BAP, Tuntutan Mati Kasus Sabu 9 Kg di PN Sampit Diwarnai Banyak Kejanggalan

OJK Perkuat Struktur Organisasi, Tujuh Pejabat Baru Dilantik

OJK Perkuat Budaya Menabung untuk Dorong Kesejahteraan Generasi Muda

Kalteng Borong Tiga Penghargaan Nasional Literasi Keuangan 2026

DPD ARUN Kalteng Siap Kawal 5 RUU Strategis di DPR RI

Perkuat Pembinaan Atlet Voli Muda, DPRD Pohuwato Dukung Ajang Kapolres Cup II 2026

Laga Puncak Kapolres Pohuwato Cup 2026: PNM FC dan Vanjura FC Siap Bentrok di Partai Final

OJK Kalteng Edukasi Pelajar Palangka Raya Kelola Keuangan Sejak Dini

SMSI Kalteng dan OJK Perkuat Sinergi Perluas Literasi Keuangan

Jaringan Media Jadi Kekuatan Perluas Edukasi Keuangan di Kalteng

Hadapi Tantangan Pengawasan Narkotika Cair, Kariswan Nilai Aspirasi Publik Penting dalam Proses Legislasi