Krisis Infrastruktur dan Air Bersih Dominasi Aduan Warga Kapuas-Pulang Pisau ke Muhajirin

Aris Kurnia Hikmawan

11 November 2025, 23:30 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhajirin, kembali turun ke daerah pemilihannya yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau untuk melaksanakan kegiatan reses, di mana berbagai aspirasi kembali mencuat, terutama soal infrastruktur dasar dan kesejahteraan petani.

Dalam pertemuan dengan masyarakat di sejumlah desa, Muhajirin menemukan bahwa persoalan infrastruktur masih menjadi kebutuhan mendesak yang berulang kali dikeluhkan.

“Setiap turun ke lapangan, hampir selalu yang dikeluhkan masyarakat itu soal infrastruktur, terutama jalan-jalan di desa yang masih rusak dan sulit dilalui. Mereka berharap pemerintah bisa memperhatikan hal ini,” kata Muhajirin, pada Selasa, 11 November 2025.

Ia menjelaskan, kondisi jalan di sejumlah wilayah masih menjadi persoalan utama yang berimbas langsung pada aktivitas warga. Tidak hanya memperlambat mobilitas masyarakat, tetapi juga menghambat distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber ekonomi utama warga pedesaan.

“Persoalan infrastruktur masih menjadi kebutuhan mendesak di banyak desa. Jalan yang rusak bukan hanya menghambat aktivitas warga, tapi juga memengaruhi distribusi hasil pertanian dan perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya.

Selain jalan, Muhajirin juga menyoroti persoalan air bersih yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah kawasan. Ia menyebut, sebagian daerah mengalami kesulitan membangun sumur bor karena kondisi geografis yang tidak memungkinkan.

“Air bersih ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Banyak warga yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi, dan ini harus segera dicarikan solusi karena berkaitan langsung dengan kesehatan,” jelasnya.

Dalam dialog bersama warga, ia juga menerima keluhan dari kalangan petani yang beberapa tahun terakhir mengalami gagal panen akibat perubahan cuaca ekstrem. Banjir yang sering melanda lahan pertanian menjadi penyebab utama menurunnya hasil produksi dan pendapatan petani.

“Musim yang tidak menentu sering kali menyebabkan banjir di lahan pertanian warga. Akibatnya, hasil panen berkurang dan ekonomi masyarakat pun terdampak,” ujarnya.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Muhajirin menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur legislatif agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Harapan kami, semua aspirasi yang disampaikan bisa segera direspons dan ditindaklanjuti, agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tutupnya.

Melalui kegiatan reses ini, Muhajirin berharap hasil serap aspirasi dapat menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan daerah yang lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat desa, terutama dalam memperkuat sektor infrastruktur, layanan dasar, dan ketahanan ekonomi pedesaan.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 18 November 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Dinilai Copy Paste BAP, Tuntutan Mati Kasus Sabu 9 Kg di PN Sampit Diwarnai Banyak Kejanggalan

OJK Perkuat Struktur Organisasi, Tujuh Pejabat Baru Dilantik

OJK Perkuat Budaya Menabung untuk Dorong Kesejahteraan Generasi Muda

Kalteng Borong Tiga Penghargaan Nasional Literasi Keuangan 2026

DPD ARUN Kalteng Siap Kawal 5 RUU Strategis di DPR RI

Perkuat Pembinaan Atlet Voli Muda, DPRD Pohuwato Dukung Ajang Kapolres Cup II 2026

Laga Puncak Kapolres Pohuwato Cup 2026: PNM FC dan Vanjura FC Siap Bentrok di Partai Final

OJK Kalteng Edukasi Pelajar Palangka Raya Kelola Keuangan Sejak Dini

SMSI Kalteng dan OJK Perkuat Sinergi Perluas Literasi Keuangan

Jaringan Media Jadi Kekuatan Perluas Edukasi Keuangan di Kalteng

Hadapi Tantangan Pengawasan Narkotika Cair, Kariswan Nilai Aspirasi Publik Penting dalam Proses Legislasi