Gubernur Kalteng Luncurkan Program Seragam dan Sepatu Gratis

Aris Kurnia Hikmawan

5 March 2026, 22:46 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan program jaminan pemenuhan kebutuhan dasar perlengkapan sekolah bagi puluhan ribu pelajar tingkat menengah.

Langkah intervensi ini diambil sebagai strategi khusus untuk meminimalkan beban biaya operasional pendidikan yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat ekonomi lemah.

Penyaluran bantuan masif ini diresmikan dalam sebuah agenda terpusat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng pada Kamis, 5 Maret 2026.

Sistem distribusi paket bantuan ini diintegrasikan langsung dengan database Kartu Huma Betang Sejahtera. Melalui skema ini, prioritas penerima manfaat akan diarahkan khusus bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera, baik yang berdomisili di wilayah perkotaan hingga ke area pelosok pedalaman.

Seiring bergulirnya program ini, pemerintah daerah mengeluarkan instruksi tegas yang melarang seluruh satuan pendidikan melakukan pungutan uang seragam kepada siswa baru. Kebijakan ini diperkuat dengan pengiriman logistik perlengkapan belajar yang bervariasi dalam jumlah besar.

Berdasarkan data teknis kedinasan, rincian bantuan fisik yang disalurkan meliputi 34.735 stel seragam olahraga, 34.735 stel seragam Batik Huma Betang, 25.123 stel seragam putih abu-abu, serta 25.123 stel pakaian Pramuka lengkap. Manajemen sekolah juga akan membagikan 26.030 pasang sepatu sekolah beserta puluhan ribu unit topi, dasi, dan ikat pinggang.

Sebagai bantalan sosial tambahan, pemprov juga mengucurkan stimulus berupa dukungan biaya pendidikan tunai senilai Rp1 juta per siswa. Dana segar ini disiapkan agar dapat dipergunakan secara mandiri oleh orang tua murid untuk membiayai keperluan penunjang akademis lainnya.

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, dalam sambutannya menekankan bahwa sektor pendidikan adalah instrumen investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan jika ingin memajukan daerah.

“Pendidikan adalah fondasi sekaligus investasi masa depan. Melalui program ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Kalimantan Tengah yang terhambat melanjutkan sekolah hanya karena keterbatasan biaya,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.

Agustiar menjabarkan bahwa pembentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kokoh adalah satu-satunya jalan keluar untuk memutus belenggu kemiskinan struktural serta keterisolasian daerah.

“Kami ingin membangun sumber daya manusia Kalimantan Tengah yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa daerah ini maju. Pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan dan keterisolasian,” tegasnya.

Melalui sinergi program bantuan tunai dan pemenuhan kebutuhan fisik ini, pemprov optimistis dapat menaikkan angka partisipasi murni sekolah sekaligus menjaga keberlanjutan masa depan generasi muda di Kalteng.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 17 June 2026

Bagikan

Rekomendasi

PWI Barito Utara Bagikan Ratusan Masker di Tengah Kabut Asap

PAMA Distrik BEKB Edukasi Siswa SMPN 1 Teweh Timur Cegah Bahaya Narkoba

Rangkaian BIK 2026 Hadirkan Berbagai Program Edukasi dan Aksi Sosial di Kotawaringin Barat

OJK Kalteng Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Pangkalan Bun

HUT Golkar Kalteng Diisi Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan

SMSI Kalteng Siap Bersinergi dengan Bawaslu Awasi Pemilu 2029

Karhutla Kalteng Memburuk, ARUN Kalteng Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

Sengketa Lahan Hiu Putih Memanas, Pembangunan Toko Jeffriko Seran Diduga Tanpa Izin

OJK dan BI Kalteng Bersama FKIJK-BMPD Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Penanganan Karhutla

Sektor Jasa Keuangan Kalteng Tetap Tangguh Hadapi Dinamika Global dan Karhutla

Stabilitas Sektor Keuangan Nasional Tetap Kokoh di Tengah Tekanan Global

NasDem Sukamara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Kartamulia