DLH Katingan Didorong Tingkatkan Inovasi dan Efisiensi

Aris Kurnia Hikmawan

8 April 2025, 22:27 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, KATINGAN — Suasana silaturahmi usai libur Idul Fitri 1446 H dimanfaatkan Wakil Bupati Katingan, Firdaus, ST, untuk menguatkan semangat kerja dan mendorong inovasi. Didampingi Penjabat Sekda Katingan, Drs. Deddy Ferras, M.Si, CGCAE, Wabup melakukan kunjungan kerja ke sejumlah OPD, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pada Selasa, 8 April 2025.

Di hadapan ASN dan staf DLH, Firdaus membuka pertemuan dengan ucapan selamat hari raya.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, saya mengucapkan selamat Idul Fitri. Semoga kita semua kembali ke fitrah dan diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan arahan dari Presiden RI mengenai efisiensi kerja dan pengelolaan anggaran. Firdaus menekankan bahwa seluruh perangkat daerah, termasuk DLH, perlu bertransformasi dalam pola kerja yang lebih tepat guna.
“Pak Presiden sudah mengarahkan agar efisiensi dilakukan secara menyeluruh. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama yang boros anggaran, tapi harus lebih efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Firdaus juga menyoroti pentingnya terobosan baru di sektor lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga pelibatan masyarakat dalam kegiatan berkelanjutan.
“Kegiatan-kegiatan lingkungan harus kita prioritaskan. Jangan sampai stagnan, teruslah berinovasi. Kalau ada ide-ide kreatif, bahkan bisa menghasilkan pendapatan untuk daerah, itu akan lebih bagus lagi,” katanya.

Ia turut mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor lingkungan melalui kolaborasi dengan pihak swasta, terutama perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor kehutanan, pertambangan, dan perkebunan.

Terkait tunjangan penghasilan pegawai (TPP), Firdaus memastikan tidak ada pemotongan selama PAD mencukupi. Namun, penyesuaian akan dilakukan jika realisasi pendapatan tidak sesuai target.
“Selama PAD mencukupi, TPP tidak akan kami potong. Tapi kalau pendapatan daerah tidak terpenuhi, maka harus ada penyesuaian. Pengurangan TPP adalah pilihan terakhir untuk menutup kekurangan pendapatan,” ujar Wabup.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 8 August 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Dinilai Copy Paste BAP, Tuntutan Mati Kasus Sabu 9 Kg di PN Sampit Diwarnai Banyak Kejanggalan

OJK Perkuat Struktur Organisasi, Tujuh Pejabat Baru Dilantik

OJK Perkuat Budaya Menabung untuk Dorong Kesejahteraan Generasi Muda

Kalteng Borong Tiga Penghargaan Nasional Literasi Keuangan 2026

DPD ARUN Kalteng Siap Kawal 5 RUU Strategis di DPR RI

Perkuat Pembinaan Atlet Voli Muda, DPRD Pohuwato Dukung Ajang Kapolres Cup II 2026

Laga Puncak Kapolres Pohuwato Cup 2026: PNM FC dan Vanjura FC Siap Bentrok di Partai Final

OJK Kalteng Edukasi Pelajar Palangka Raya Kelola Keuangan Sejak Dini

SMSI Kalteng dan OJK Perkuat Sinergi Perluas Literasi Keuangan

Jaringan Media Jadi Kekuatan Perluas Edukasi Keuangan di Kalteng

Hadapi Tantangan Pengawasan Narkotika Cair, Kariswan Nilai Aspirasi Publik Penting dalam Proses Legislasi