DPRD Kalteng Dorong Pemprov Prioritaskan Program Strategis di Tengah Keterbatasan Anggaran

Aris Kurnia Hikmawan

13 October 2025, 20:36 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah menyoroti keterbatasan keuangan daerah yang disebabkan belum optimalnya realisasi transfer dana dari pemerintah pusat. Kondisi ini berdampak pada kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan belanja yang terus meningkat.

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono, menjelaskan bahwa sejumlah jenis dana transfer dari pusat, seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana bagi hasil, mengalami penurunan yang cukup signifikan. Sementara itu, beban belanja pegawai daerah terus bertambah setiap tahunnya.

“Semua jenis transfer pusat, baik DAU maupun bagi hasil, mengalami penurunan. Sementara daerah harus menanggung kebutuhan belanja pegawai yang terus bertambah,” ujar Sudarsono di Palangka Raya, pada Senin, 13 Oktober 2025.

Menghadapi situasi tersebut, DPRD Kalteng mendorong pemerintah provinsi agar menyusun anggaran yang lebih fokus dan berbasis prioritas. Program-program yang bersifat mendesak diharapkan menjadi perhatian utama, sedangkan kegiatan yang dianggap kurang penting dapat dikurangi atau ditunda pelaksanaannya.

“Dalam kondisi seperti ini, yang bisa kita lakukan adalah menajamkan program. Hal-hal yang benar-benar mendesak diprioritaskan, sementara kegiatan yang kurang urgent perlu dikurangi,” tambahnya.

Selain itu, DPRD juga menilai pentingnya penguatan koordinasi antarinstansi pendapatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, guna menggali potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang belum tergarap secara optimal.

“Beberapa waktu lalu kami turun langsung ke Pulau Besau untuk menyinkronkan data yang berhubungan dengan potensi pendapatan, seperti perusahaan pengguna air permukaan,” jelasnya.

Tak hanya itu, DPRD turut mendorong langkah optimalisasi pajak daerah, termasuk pajak kendaraan bermotor dan alat berat. Berdasarkan data, ribuan unit alat berat kini beroperasi di Kalimantan Tengah untuk mendukung berbagai proyek strategis nasional.

“Data menunjukkan jumlah alat berat yang masuk ke Kalimantan Tengah mencapai ribuan unit. Ini seharusnya bisa menjadi sumber PAD yang signifikan jika ada sinergi yang jelas antarinstansi,” pungkas Sudarsono.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 11 November 2025

Bagikan

Rekomendasi

SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Sinergi Lewat News Room Jaga Desa

KAHMI Palangka Raya Desak Audit Sistem Kelistrikan di Kalimantan Tengah

ARUN Kalteng Dampingi Rakyat Kecil Hadapi PT BJAP, Sauce Akhirnya Divonis Bebas

Uji Ketangguhan di Lintasan Off-Road, New Toyota Hilux Diperkenalkan di Palangka Raya

Pengurus Baru KSU SB Minta Audit Keuangan Usai RDP DPRD Kalteng Tak Beri Kepastian

Kehilangan Sosok Kakak, Andi Yuslim Patawari Kenang Kebaikan Almarhum Rachmat Gobel

Waketum KADIN Indonesia Tekankan Penguatan Dunia Usaha dan Lapangan Kerja di Kalteng

PW NU Kalteng Dukung Pembentukan HPN, Siap Perkuat Ekonomi Nahdliyin di Daerah

Wagub Kalteng Minta Pemkab Sukamara Perkuat Inovasi dan Kehadiran di Tengah Masyarakat

Haddad Alwi Semarakkan Doa dan Syukuran Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara

Pemkab Sukamara Alokasikan Rp3,2 Miliar untuk Lanjutkan Peningkatan Jalan Kartamulia

Bupati Sukamara Pastikan Kesiapan Peningkatan Jalan Poros Kartamulia