Fraksi PAN DPRD Kalteng Tekankan Pemerataan Pembangunan Jadi Kewajiban

Aris Kurnia Hikmawan

1 September 2025, 19:28 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA — Pemerataan pembangunan di Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mencuat usai aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Kalteng pada Senin, 1 September 2025.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, menegaskan bahwa pemerataan pembangunan harus dijalankan tanpa adanya diskriminasi.

“Terkait aspirasi pemerataan pembangunan, itu wajib. Pemerataan ini tidak boleh ada lagi blok-blok. Namun, kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran nasional yang menuntut efisiensi,” ujar Tomy.

Ia menjelaskan bahwa pemerataan pembangunan bukan hanya menyangkut wilayah perkotaan, tetapi juga daerah pelosok yang selama ini masih terkendala akses infrastruktur dan layanan publik. Sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, Tomy menekankan bahwa pembagian pembangunan tetap akan dilakukan dengan mengacu pada peran dan tanggung jawab pemerintah sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Bagaimana caranya membagi pemerataan pembangunan, termasuk di wilayah Barito dan daerah lainnya, tentu akan disesuaikan dengan tupoksi masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tomy menyebutkan bahwa pihaknya memahami desakan mahasiswa agar pemerataan pembangunan lebih nyata. Karena itu, ia mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota untuk merumuskan kebijakan yang benar-benar tepat sasaran. Meski efisiensi anggaran nasional menjadi tantangan, komitmen untuk menghadirkan pembangunan yang merata disebutnya tetap harus diperjuangkan agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat.

Aksi mahasiswa pada 1 September 2025 tidak hanya menyoroti pemerataan pembangunan. Mereka juga menyampaikan tuntutan lain, di antaranya mendesak DPRD Kalteng memperketat evaluasi kinerja pemerintah daerah, membuat perda terkait sistem peninjauan PHK dan upah buruh, membatalkan Raperda kenaikan gaji anggota DPRD, serta lebih aktif turun ke lapangan dalam penyelesaian konflik agraria.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 26 September 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Dinilai Copy Paste BAP, Tuntutan Mati Kasus Sabu 9 Kg di PN Sampit Diwarnai Banyak Kejanggalan

OJK Perkuat Struktur Organisasi, Tujuh Pejabat Baru Dilantik

OJK Perkuat Budaya Menabung untuk Dorong Kesejahteraan Generasi Muda

Kalteng Borong Tiga Penghargaan Nasional Literasi Keuangan 2026

DPD ARUN Kalteng Siap Kawal 5 RUU Strategis di DPR RI

Perkuat Pembinaan Atlet Voli Muda, DPRD Pohuwato Dukung Ajang Kapolres Cup II 2026

Laga Puncak Kapolres Pohuwato Cup 2026: PNM FC dan Vanjura FC Siap Bentrok di Partai Final

OJK Kalteng Edukasi Pelajar Palangka Raya Kelola Keuangan Sejak Dini

SMSI Kalteng dan OJK Perkuat Sinergi Perluas Literasi Keuangan

Jaringan Media Jadi Kekuatan Perluas Edukasi Keuangan di Kalteng

Hadapi Tantangan Pengawasan Narkotika Cair, Kariswan Nilai Aspirasi Publik Penting dalam Proses Legislasi