Gubernur Tekankan Peran PKS sebagai Pelopor Disiplin di Sekolah

Aris Kurnia Hikmawan

15 February 2026, 20:13 WIB

Bagikan

(IST)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pentingnya peran Polisi Keamanan Sekolah (PKS) sebagai teladan kedisiplinan dan penjaga ketertiban di lingkungan sekolah.

Kegiatan penutupan PKS tingkat SMA/SMK se-Kalteng berlangsung di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya pada Minggu, 15 Februari 2026. Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, kepolisian, tenaga pendidik, serta ratusan siswa dari berbagai kabupaten dan kota.

Dalam kesempatan itu, Agustiar Sabran menekankan bahwa anggota PKS merupakan siswa pilihan yang memiliki tanggung jawab lebih dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib.

“Menjadi anggota PKS bukan hanya memakai seragam dan atribut. Kalian adalah pelopor ketertiban dan keamanan di sekolah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, seperti tawuran, narkoba, judi online, hingga perundungan. Menurutnya, kehadiran PKS sangat dibutuhkan untuk membantu mencegah gangguan tersebut.

Gubernur turut mengingatkan agar anggota PKS mampu menjadi contoh yang baik bagi siswa lain. Ia menekankan bahwa sikap tegas harus tetap diiringi dengan kesantunan dan rasa tanggung jawab.

Selain itu, para siswa diingatkan untuk tetap mengutamakan kewajiban utama sebagai pelajar, yakni belajar dan meraih prestasi. Jika menghadapi persoalan di sekolah, mereka diminta untuk tetap berkoordinasi dengan guru maupun pembimbing.

“Dalam hidup tidak ada yang tidak mungkin. Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Jika kalian disiplin, jujur, dan bekerja keras, jalan kesuksesan akan terbuka lebar,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa PKS merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda di daerah.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui kerja sama dengan kepolisian, tetapi juga melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI melalui kegiatan Kemah Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI).

Selain itu, pihaknya juga menggandeng Kejaksaan Tinggi melalui program Jaksa Masuk Sekolah untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini.

“Ini adalah investasi jangka panjang. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin baru akan kita rasakan lima, sepuluh, bahkan tiga puluh tahun ke depan. Tapi dari sinilah SDM unggul Kalteng dibangun,” tegasnya.

Dengan berakhirnya kegiatan PKS tahun ini, para peserta diharapkan mampu kembali ke sekolah masing-masing sebagai agen perubahan, sekaligus menjadi pelopor disiplin dan ketertiban di lingkungan pendidikan.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 31 March 2026

Bagikan

Rekomendasi

ARUN Kalteng Dampingi Rakyat Kecil Hadapi PT BJAP, Sauce Akhirnya Divonis Bebas

Uji Ketangguhan di Lintasan Off-Road, New Toyota Hilux Diperkenalkan di Palangka Raya

Pengurus Baru KSU SB Minta Audit Keuangan Usai RDP DPRD Kalteng Tak Beri Kepastian

Kehilangan Sosok Kakak, Andi Yuslim Patawari Kenang Kebaikan Almarhum Rachmat Gobel

Waketum KADIN Indonesia Tekankan Penguatan Dunia Usaha dan Lapangan Kerja di Kalteng

PW NU Kalteng Dukung Pembentukan HPN, Siap Perkuat Ekonomi Nahdliyin di Daerah

Wagub Kalteng Minta Pemkab Sukamara Perkuat Inovasi dan Kehadiran di Tengah Masyarakat

Haddad Alwi Semarakkan Doa dan Syukuran Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara

Pemkab Sukamara Alokasikan Rp3,2 Miliar untuk Lanjutkan Peningkatan Jalan Kartamulia

Bupati Sukamara Pastikan Kesiapan Peningkatan Jalan Poros Kartamulia

Kartamulia Wakili Sukamara di Lomba Desa Tingkat Kalteng

Sukamara Expo 2026 Jadi Panggung Promosi 200 UMKM Lokal