TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Akses pendidikan menengah di Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan signifikan.
Berdasarkan data terbaru dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKH kini mencapai 443 sekolah. Angka tersebut meningkat dari sebelumnya 410 sekolah pada tahun ajaran 2023/2024 semester ganjil, yang berarti ada penambahan 33 sekolah baru dalam dua tahun terakhir.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dalam memperluas akses pendidikan.
“Bertambahnya jumlah sekolah dari 410 menjadi 443 satuan pendidikan di Dapodik bukan sekadar angka. Ini adalah bukti nyata bahwa akses pendidikan di Kalteng terus kita dorong agar semakin merata, terutama di wilayah yang selama ini membutuhkan penguatan layanan pendidikan,” ujarnya pada Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menegaskan, upaya pemerintah tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah sekolah, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Hal tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana, pemenuhan tenaga pendidik, serta penguatan sistem pengelolaan berbasis data.
“Data adalah fondasi perencanaan. Dengan Dapodik yang akurat, kita bisa memastikan pembangunan pendidikan tepat sasaran, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Dengan bertambahnya jumlah sekolah ini, diharapkan semakin banyak siswa di Kalimantan Tengah dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan daya tampung.
Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan