Katingan Tegaskan Dukungan pada KPK Lewat Indikator MCP 2025

Aris Kurnia Hikmawan

6 March 2025, 20:04 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, KATINGAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan Indikator Monitoring Center of Prevention (MCP) Tahun 2025 melalui acara daring yang diikuti 546 daerah se-Indonesia, terdiri dari 38 provinsi, 93 kota, dan 415 kabupaten, termasuk Kabupaten Katingan.

Wakil Bupati Katingan, Firdaus, bersama Penjabat Sekretaris Daerah Katingan, Deddy Ferras, dan sejumlah pejabat daerah, mengikuti kegiatan tersebut dari Ruang Rapat Bupati Katingan pada Rabu, 5 Maret 2025.

Firdaus menilai langkah ini merupakan inovasi penting KPK dalam mengembangkan aplikasi pemantauan kinerja pencegahan korupsi di daerah.


“Peluncuran Indikator MCP yang kita ikuti saat ini merupakan launching aplikasi yang dikembangkan KPK untuk memantau kinerja program pencegahan korupsi di daerah,” ujar Firdaus.

Perhatian Serius bagi Perangkat Daerah

Penjabat Sekda Katingan, Deddy Ferras, mengingatkan seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk memberi perhatian penuh pada indikator MCP, khususnya delapan area intervensi yang menjadi fokus penilaian.


“Kegiatan peluncuran Indikator MCP ini harus menjadi perhatian seluruh Kepala Perangkat Daerah, khususnya delapan area intervensi MCP. Tolong diperhatikan seluruh indikator yang sudah disampaikan. Hal ini akan menjadi pengukuran di seluruh Perangkat Daerah dan menjadi tolak ukur untuk penilaian MCP tahun 2025,” tegasnya.

Ia menambahkan, indikator ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan, tetapi juga sarana memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta sistem pencegahan korupsi di pemerintahan daerah.


“Indikator MCP ini tidak hanya menjadi alat monitoring, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat sistem pencegahan korupsi di tingkat daerah,” tambah Deddy.

Komitmen Katingan

Partisipasi Katingan dalam peluncuran MCP 2025 menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.


“Kami mendukung penuh upaya KPK dalam memperkuat pencegahan korupsi. Dengan adanya Indikator MCP ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat,” tutup Firdaus.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 20 August 2025

Bagikan

Rekomendasi

Kasus Dugaan Pelecehan di Konser Amal Jadi Momentum Memahami Seksisme di Ruang Publik

Edukasi Pasar Modal Mahasiswa Untama Dorong Inklusi Keuangan Kotawaringin Barat

Polres Barsel Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Vokalis Perempuan Dilecehkan Pakai Celana Dalam Saat Konser Amal, Muchlis Safari Meradang!

Babak Baru Pasar Komoditas, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral

Pemkab Sukamara Petakan Pembangunan Sumur Bor Cegah Karhutla

Sungai Jelai Payau, PDAM Sukamara Atur Pengolahan Air

Dukung Kegiatan Pemuda, Bupati Sukamara Buka Turnamen KNPI Cup 2026

Tingkatkan Kesadaran Karhutla, Mabes TNI Edukasi Warga Sukamara

Antisipasi Lonjakan Karhutla, Pemkab Sukamara Tambah Personel Satgas Lintas Sektor

Jembatan Sungai Damar Terdampak Karhutla, Bupati Sukamara Instruksikan Perbaikan Cepat

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri