Kisah Sukses Ahmada Dahlan: Anak Petani Karet Yang Sukses Pimpin KPID Kalteng

Aris Kurnia Hikmawan

10 May 2025, 19:16 WIB

Bagikan

Keterangan Foto: Ahmada Dahlan, anak petani karet yang kini sukses pimpin Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Tengah. (ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Tak banyak yang menyangka bahwa seorang anak petani karet dan rotan dari pelosok Kotawaringin Timur akan menapaki tangga karier hingga menjadi Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Tengah. Namun itulah kisah nyata dari sosok Ahmada Dahlan, pria kelahiran Cempaka Mulia Timur, 25 Juli 1990, yang hari ini dikenal luas sebagai figur muda penuh dedikasi di bidang penyiaran, kepemudaan, dan kewirausahaan di Bumi Tambun Bungai.

Lahir dari keluarga sederhana, Ahmada tumbuh dalam lingkungan yang penuh perjuangan. Ayahnya, Ahmad Dahlan Kusuma Jaya, dan ibunya, Mariana, membesarkannya dengan hasil menyadap karet dan menganyam rotan. Meski hidup jauh dari kemewahan, keluarga ini menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan semangat bekerja keras. Tak hanya itu, darah perjuangan pun mengalir dari sang kakek, Haji Kusuma Jaya, seorang veteran pejuang kemerdekaan yang dikenal luas di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Berbekal nilai-nilai tersebut, Ahmada menapaki jalan hidupnya dengan tekun. Selepas menyelesaikan pendidikan tinggi, ia mengawali karier sebagai tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Selama lima tahun ia mengabdi dalam senyap, dirinya berhasil membuktikan kemampuan dan dedikasinya melalui kerja nyata. Kesungguhannya tersebut akhirnya berbuah kepercayaan, ia diberikan amanah dan diangkat menjadi komisioner KPID oleh Gubernur Kalimantan Tengah. Tak berselang lama, tanggung jawab yang lebih besar datang menghampirinya, ia dipercaya sebagai Ketua KPID Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun bagi Ahmada, jabatan bukanlah tujuan akhir. Ia memandang tugasnya sebagai bentuk pengabdian. Di balik meja kantor, ia juga aktif membina UMKM lokal, mengembangkan usaha kecil, dan membuka lapangan kerja. Ia percaya bahwa kemajuan daerah tidak cukup hanya dengan membuat aturan atau kebijakan belaka, tapi juga harus dibarengi dengan aksi nyata di lapangan.

Tak kalah penting, ia juga memberi perhatian serius pada pembinaan generasi muda. Pengalaman berorganisasi sejak mahasiswa menjadi bekal penting dalam hal ini. Semasa kuliah di IAIN Palangka Raya, Ahmada dikenal aktif dan progresif. Ia pernah memimpin Senat Mahasiswa, menjabat sebagai Ketua KPUM, hingga menjadi Ketua HMI Komisariat IAIN Palangka Raya. Setelah menyelesaikan kuliah, ia tetap melanjutkan aktivitas organisasinya di masyarakat, antara lain melalui perannya sebagai Ketua HIPAKAD Kota Palangka Raya, Wakil Sekretaris II Gerdayak Provinsi Kalimantan Tengah, serta pengurus Percasi Provinsi Kalimantan Tengah.

Di sela padatnya aktivitas, Ahmada tetap menjaga gaya hidup seimbang. Ia menyempatkan diri berenang, bermain e-sport, berlatih bela diri, hingga travelling dan bermain catur. Menurutnya, menjaga kesehatan mental dan fisik bukan hal yang dapat dianggap remeh, itu bagian penting dari menjaga produktivitas dan semangat dalam bekerja maupun mengabdi.

Satu kutipan dari Bung Karno menjadi pegangan hidupnya: “Seribu orang tua bisa bermimpi, sepuluh orang pemuda bisa mengubah dunia.” Prinsip itulah yang terus ia pegang dalam setiap langkah, baik sebagai pejabat publik, pelaku usaha, maupun pembina para pemuda di daerahnya.

Perjalanan hidup Ahmada Dahlan bukan sekedar cerita sukses semata, tapi bukti bahwa latar belakang seseorang bukan halangan untuk dapat meraih kesuksesan, dan perubahan besar bisa datang dari ketulusan dalam bekerja dan niat baik untuk membangun daerah.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 10 May 2025

Bagikan

Rekomendasi

PWI Barito Utara Bagikan Ratusan Masker di Tengah Kabut Asap

PAMA Distrik BEKB Edukasi Siswa SMPN 1 Teweh Timur Cegah Bahaya Narkoba

Rangkaian BIK 2026 Hadirkan Berbagai Program Edukasi dan Aksi Sosial di Kotawaringin Barat

OJK Kalteng Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Pangkalan Bun

HUT Golkar Kalteng Diisi Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan

SMSI Kalteng Siap Bersinergi dengan Bawaslu Awasi Pemilu 2029

Karhutla Kalteng Memburuk, ARUN Kalteng Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

Sengketa Lahan Hiu Putih Memanas, Pembangunan Toko Jeffriko Seran Diduga Tanpa Izin

OJK dan BI Kalteng Bersama FKIJK-BMPD Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Penanganan Karhutla

Sektor Jasa Keuangan Kalteng Tetap Tangguh Hadapi Dinamika Global dan Karhutla

Stabilitas Sektor Keuangan Nasional Tetap Kokoh di Tengah Tekanan Global

NasDem Sukamara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Kartamulia