Koperasi Desa Katingan Didorong Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Aris Kurnia Hikmawan

11 July 2025, 17:53 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, KATINGAN — Bupati Katingan Saiful menegaskan komitmennya menjadikan koperasi desa sebagai tulang punggung penguatan ekonomi lokal dan ketahanan pangan. Pernyataan ini disampaikannya bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78.

Momentum tersebut berlangsung dalam Seminar Nasional di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, pada Jum’at, 11 Juli 2025. Seminar bertema “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur” itu membahas secara khusus peran koperasi dalam mendukung program Huma Betang Sejahtera, delapan program prioritas pembangunan Kalimantan Tengah.

“Kami di Katingan melihat koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi sebagai jaringan usaha multifungsi yang mampu memenuhi kebutuhan harian masyarakat,” tegas Bupati Saiful.

Ia menjelaskan, koperasi di wilayahnya kini telah berperan menyediakan pupuk, LPG, alat pertanian, hingga layanan kesehatan dasar di desa-desa.

Pemkab Katingan, lanjutnya, akan mendorong pengembangan koperasi melalui tiga strategi utama: penguatan regulasi dan pembinaan manajerial berkelanjutan, digitalisasi koperasi untuk memperluas akses pasar, serta sinergi dengan perbankan dan OJK demi kemudahan akses permodalan.

“Ke depan, semua program pemberdayaan ekonomi berbasis desa akan kami integrasikan dengan koperasi,” tambahnya.

Rencana itu meliputi penguatan kapasitas SDM pengelola, pengembangan sistem logistik berbasis koperasi, kemitraan antar koperasi, dan perluasan jaringan pemasaran produk. Termasuk di dalamnya pelatihan kewirausahaan bagi anggota serta pengembangan sistem distribusi.

“Koperasi yang sehat dan profesional adalah kunci kemandirian ekonomi desa. Inilah yang akan kami wujudkan di Katingan,” pungkas Bupati Saiful.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menekankan bahwa koperasi desa harus menjadi solusi nyata bagi akses ekonomi masyarakat, mulai dari pangan, logistik, hingga layanan kesehatan.

Ia mencontohkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dapat menjadi model penggerak ketahanan pangan sekaligus pusat layanan masyarakat.

Seminar tersebut juga menyoroti pentingnya transformasi koperasi tradisional menjadi lembaga ekonomi modern yang siap bersaing di era digital.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 13 August 2025

Bagikan

Rekomendasi

PWI Barito Utara Bagikan Ratusan Masker di Tengah Kabut Asap

PAMA Distrik BEKB Edukasi Siswa SMPN 1 Teweh Timur Cegah Bahaya Narkoba

Rangkaian BIK 2026 Hadirkan Berbagai Program Edukasi dan Aksi Sosial di Kotawaringin Barat

OJK Kalteng Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Pangkalan Bun

HUT Golkar Kalteng Diisi Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan

SMSI Kalteng Siap Bersinergi dengan Bawaslu Awasi Pemilu 2029

Karhutla Kalteng Memburuk, ARUN Kalteng Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

Sengketa Lahan Hiu Putih Memanas, Pembangunan Toko Jeffriko Seran Diduga Tanpa Izin

OJK dan BI Kalteng Bersama FKIJK-BMPD Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Penanganan Karhutla

Sektor Jasa Keuangan Kalteng Tetap Tangguh Hadapi Dinamika Global dan Karhutla

Stabilitas Sektor Keuangan Nasional Tetap Kokoh di Tengah Tekanan Global

NasDem Sukamara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Kartamulia