Meski Alami Defisit, Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jadi Prioritas Pemkab Katingan

Aris Kurnia Hikmawan

12 March 2025, 21:42 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, KATINGAN — Kunjungan kerja dalam rangka Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama di Masjid Haji Gumerman Kasongan, pada Rabu, 12 Maret 2025, dimanfaatkan Wakil Bupati Katingan Firdaus, ST untuk menyampaikan kebijakan penting yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

Didampingi oleh Penjabat Sekda Katingan Drs. Deddy Ferras, M.Si, CGCAE, Asisten I Setda Katingan George Heplin Edward Doddy serta sejumlah Kepala OPD dan perwakilan, Firdaus memaparkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp 1,5 triliun. Namun, anggaran ini tidak luput dari tekanan.

“Namun anggaran tersebut mengalami defisit sekitar Rp. 98 miliar, akibat penyesuaian dengan program makan bergizi gratis yang menjadi kebijakan pemerintah pusat,” jelas Firdaus.

Ia menambahkan bahwa program makan bergizi gratis adalah instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah pertemuan dengan kepala daerah di Akademi Militer, Magelang.

“Oleh karena itu, Pemkab wajib menyesuaikan anggaran daerah agar program tersebut dapat berjalan. Dengan adanya program ini, APBD kita mengalami defisit sekitar Rp 98 miliar. Namun, kami tetap berupaya mengelola anggaran sebaik mungkin agar program prioritas tetap berjalan,” ujarnya.

Selain program makan bergizi gratis, Firdaus juga mengungkapkan adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik yang dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Katingan. Sayangnya, jumlahnya terbilang kecil.

“Sementara itu, pemerintah daerah juga harus menyiapkan anggaran tambahan untuk menggaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang diangkat pada tahun 2025,” imbuhnya.

Menghadapi defisit yang cukup signifikan ini, Firdaus meminta masyarakat agar bersabar terhadap proses pembangunan yang terkendala dana.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang lebih baik. Namun dengan kondisi keuangan daerah saat ini, kami harus menyesuaikan prioritas pembangunan. Kami atas nama Saiful-Firdaus memohon maaf atas keterlambatan dalam percepatan pembangunan jalan dan jembatan,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Firdaus menekankan bahwa transparansi anggaran akan tetap dijaga sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pemerintah Kabupaten Katingan berkomitmen untuk mengelola anggaran dengan efisien demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 7 August 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gugatan Awal Mendadak Berubah, Jeffriko Seran Dinilai Tidak Percaya Diri

Dinilai Copy Paste BAP, Tuntutan Mati Kasus Sabu 9 Kg di PN Sampit Diwarnai Banyak Kejanggalan

OJK Perkuat Struktur Organisasi, Tujuh Pejabat Baru Dilantik

OJK Perkuat Budaya Menabung untuk Dorong Kesejahteraan Generasi Muda

Kalteng Borong Tiga Penghargaan Nasional Literasi Keuangan 2026

DPD ARUN Kalteng Siap Kawal 5 RUU Strategis di DPR RI

Perkuat Pembinaan Atlet Voli Muda, DPRD Pohuwato Dukung Ajang Kapolres Cup II 2026

Laga Puncak Kapolres Pohuwato Cup 2026: PNM FC dan Vanjura FC Siap Bentrok di Partai Final

OJK Kalteng Edukasi Pelajar Palangka Raya Kelola Keuangan Sejak Dini

SMSI Kalteng dan OJK Perkuat Sinergi Perluas Literasi Keuangan

Jaringan Media Jadi Kekuatan Perluas Edukasi Keuangan di Kalteng

Hadapi Tantangan Pengawasan Narkotika Cair, Kariswan Nilai Aspirasi Publik Penting dalam Proses Legislasi