Tomy Irawan Diran Soroti Peran Santri sebagai Garda Moral dan Kebangsaan di Era Digital

Aris Kurnia Hikmawan

22 October 2025, 22:48 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, menilai peringatan Hari Santri Nasional 2025 menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran santri sebagai garda terdepan dalam menjaga moral, intelektualitas, dan semangat kebangsaan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Menurut Tomy, santri masa kini tidak hanya dituntut memahami ilmu agama, tetapi juga harus adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

“Santri hari ini bukan hanya penjaga nilai-nilai keagamaan, tapi juga agen perubahan yang membawa semangat moderasi dan kemajuan. Mereka harus siap bersaing dalam era digital tanpa meninggalkan akhlak dan jati diri kebangsaan,” ujar Tomy pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Tomy menekankan bahwa dunia pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pendidikan karakter dan inovasi. Jika dikelola secara modern serta terbuka terhadap kolaborasi, pesantren dapat menjadi motor penggerak ekonomi berbasis kemandirian umat.

“Pesantren bisa menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat, misalnya melalui wirausaha santri, pengelolaan hasil bumi, hingga penerapan teknologi berbasis kearifan lokal,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peran penting santri dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang diajarkan di pesantren, kata Tomy, merupakan fondasi kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Santri adalah perekat bangsa. Mereka tumbuh dalam nilai cinta tanah air, kedisiplinan, dan keikhlasan. Inilah modal sosial yang sangat penting bagi keberlanjutan pembangunan nasional,” tuturnya.

Tomy berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa kekuatan moral dan spiritual harus berjalan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Santri adalah harapan bangsa, karena dari pesantren lahir generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdedikasi untuk negeri,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 11 November 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gandeng Pemkot, KAHMI Palangka Raya Gelar Qurban Bersama Warga

Mantap Peluk Islam, Tiga Mualaf Bersyahadat di Acara KAHMI Palangka Raya

Sengketa Plasma Memanas, PT GIJ Dorong Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

PT GIJ Buka Suara, Sebut Demo KSU Handep Hapakat Langgar Kesepakatan Mediasi

KSU Handep Hapakat Resmi Ambil Alih Swakelola Kebun, Sengketa dengan PT GIJ Kian Memanas

Bupati Barito Utara dan Ketua KADIN Fariyadi Y. Tingan Siap Berkolaborasi Majukan Usaha Lokal

Mengenal Andi Wirahadi Kusuma: Sosok Mandiri dan Pekerja Keras yang Kini Memimpin KAHMI Palangka Raya

Awali Kepengurusan, Ketua KADIN Barito Utara Terpilih Sambangi Panti Asuhan

Fariyadi Y. Tingan Resmi Terpilih Jadi Ketua KADIN Barito Utara

FLS3N ABK Kalteng 2026 Jadi Panggung Unjuk Mental Kreatif Siswa

Puluhan Juri Profesional Kawal Jalannya FLS3N ABK Kalteng

Sapma PP Kalteng Usul Penetapan HET BBM Eceran