TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Manajemen pendaftaran siswa baru di wilayah Kalimantan Tengah dipastikan berjalan lebih terbuka dengan memanfaatkan pembaruan teknologi informasi.
Sistem digital mutakhir yang diimplementasikan pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 kini memungkinkan pergerakan data pendaftar dipantau secara langsung oleh publik dan instansi terkait.
Kemudahan monitoring digital ini dipaparkan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, di ruang kerjanya pada Kamis, 7 Mei 2026.
Melalui dasbor daring tersebut, Disdik Kalteng dapat memantau fluktuasi grafik jumlah pelamar, tingkat persaingan di sekolah favorit, hingga sisa kuota bangku kosong yang tersedia.
“Kalau manual kita tidak tahu siapa yang mengunggah data dan anak-anak mungkin tidak mengetahui bahwa pendaftaran sedang dibuka. Dengan sistem online semuanya bisa dipantau secara transparan dan terbuka,” jelasnya.
Reza menambahkan, jika sistem mendeteksi adanya sekolah pinggiran yang sepi peminat, dinas akan langsung menerjunkan tim untuk berkoordinasi dengan pihak kecamatan setempat.
Langkah respons cepat tersebut diambil agar proses sosialisasi dan redistribusi calon siswa ke sekolah terdekat dapat segera dilakukan sebelum masa pendaftaran resmi ditutup.
Penerapan teknologi ini diharapkan tidak hanya mempermudah kerja administrasi panitia, tetapi juga menutup celah praktik titip siswa yang merusak asas keadilan pendidikan.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan