Gubernur Tekankan Peran PKS sebagai Pelopor Disiplin di Sekolah

Aris Kurnia Hikmawan

15 February 2026, 20:39 WIB

Bagikan

(IST)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pentingnya peran Polisi Keamanan Sekolah (PKS) sebagai teladan kedisiplinan dan penjaga ketertiban di lingkungan sekolah.

Kegiatan penutupan PKS tingkat SMA/SMK se-Kalteng berlangsung di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya pada Minggu, 15 Februari 2026. Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, kepolisian, tenaga pendidik, serta ratusan siswa dari berbagai kabupaten dan kota.

Dalam kesempatan itu, Agustiar Sabran menekankan bahwa anggota PKS merupakan siswa pilihan yang memiliki tanggung jawab lebih dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib.

“Menjadi anggota PKS bukan hanya memakai seragam dan atribut. Kalian adalah pelopor ketertiban dan keamanan di sekolah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, seperti tawuran, narkoba, judi online, hingga perundungan. Menurutnya, kehadiran PKS sangat dibutuhkan untuk membantu mencegah gangguan tersebut.

Gubernur turut mengingatkan agar anggota PKS mampu menjadi contoh yang baik bagi siswa lain. Ia menekankan bahwa sikap tegas harus tetap diiringi dengan kesantunan dan rasa tanggung jawab.

Selain itu, para siswa diingatkan untuk tetap mengutamakan kewajiban utama sebagai pelajar, yakni belajar dan meraih prestasi. Jika menghadapi persoalan di sekolah, mereka diminta untuk tetap berkoordinasi dengan guru maupun pembimbing.

“Dalam hidup tidak ada yang tidak mungkin. Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Jika kalian disiplin, jujur, dan bekerja keras, jalan kesuksesan akan terbuka lebar,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa PKS merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda di daerah.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui kerja sama dengan kepolisian, tetapi juga melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI melalui kegiatan Kemah Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI).

Selain itu, pihaknya juga menggandeng Kejaksaan Tinggi melalui program Jaksa Masuk Sekolah untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini.

“Ini adalah investasi jangka panjang. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin baru akan kita rasakan lima, sepuluh, bahkan tiga puluh tahun ke depan. Tapi dari sinilah SDM unggul Kalteng dibangun,” tegasnya.

Dengan berakhirnya kegiatan PKS tahun ini, para peserta diharapkan mampu kembali ke sekolah masing-masing sebagai agen perubahan, sekaligus menjadi pelopor disiplin dan ketertiban di lingkungan pendidikan.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 30 March 2026

Bagikan

Rekomendasi

Di Akhir Periode KAHMI Kalteng, Apresiasi dan Dorongan Regenerasi Menguat

SMSI Kalteng Dorong Kolaborasi Media dan Kepolisian Jaga Stabilitas Daerah

Layanan Digital KHBS Diluncurkan, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Bansos

NU Kalteng Diminta Perkuat Peran Lewat Program Profesional

Gubernur Dorong Kader HMI Tinggalkan Ego Sektoral

PW-KBB Kalteng Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Evaluasi Izin Zirkon, Peluang Terbit Kembali Masih Terbuka

Pasar Murah Digelar di 9 Daerah, Pemprov Kalteng Kendalikan Harga Jelang Ramadan

Penetapan 129 Blok WPR Belum Diterima Pemprov Kalteng

Perusahaan Tambang Bermasalah Wajib Hentikan Operasi di Kalteng

Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di 9 Wilayah Jaga Stabilitas Harga

Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan Jelang Ramadan