TPAKD Dorong Akses Keuangan dan Percepatan Ekonomi Daerah di Sukamara

Aris Kurnia Hikmawan

27 May 2025, 20:30 WIB

Bagikan

TENTANGKALTENG.ID, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Aula Kantor Bupati Sukamara, Selasa (27/5).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sukamara, Nur Efendi, SH, dan turut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Sukamara, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, Kepala Kantor OJK Perwakilan Kalimantan Tengah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya percepatan inklusi keuangan sebagai fondasi dalam membangun ekonomi daerah yang kuat dan merata. Ia menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pencapaian inklusi keuangan nasional sebesar 91 persen pada tahun 2025, dan TPAKD memiliki peran strategis dalam mewujudkan target tersebut.

“TPAKD adalah salah satu inisiatif yang memastikan seluruh masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil, memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman dan terjangkau. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan sektor keuangan, kita dapat mempercepat pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Nur Efendi.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan, terutama dalam menggali potensi daerah, membuka akses pembiayaan, penjaminan, digitalisasi, serta penguatan sumber daya manusia.

Rapat koordinasi ini menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai agenda penting, antara lain peningkatan akses permodalan bagi UMKM, optimalisasi pemanfaatan layanan keuangan digital, serta strategi edukasi literasi keuangan bagi masyarakat Sukamara.

Perwakilan dari OJK turut memaparkan berbagai program percepatan akses keuangan yang dapat diimplementasikan di Kabupaten Sukamara. Di antaranya adalah perluasan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), digitalisasi pembayaran, serta penguatan kolaborasi antara lembaga jasa keuangan dan pemerintah daerah.

Dengan adanya forum koordinasi ini, diharapkan TPAKD Kabupaten Sukamara dapat semakin proaktif dalam menyusun dan menjalankan program kerja yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, nelayan, dan pelaku ekonomi desa lainnya.

Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sukamara dalam mendorong inklusi keuangan menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan bukan sekadar wacana. Dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, akses keuangan yang luas dan merata akan menjadi kunci bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan fondasi ekonomi daerah di masa depan.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 22 June 2025

Bagikan

Rekomendasi

KADIN Barito Utara dan BRI Jajaki Kerja Sama KTA Berbasis BRIZZI

Gandeng Pemkot, KAHMI Palangka Raya Gelar Qurban Bersama Warga

Mantap Peluk Islam, Tiga Mualaf Bersyahadat di Acara KAHMI Palangka Raya

Sengketa Plasma Memanas, PT GIJ Dorong Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

PT GIJ Buka Suara, Sebut Demo KSU Handep Hapakat Langgar Kesepakatan Mediasi

KSU Handep Hapakat Resmi Ambil Alih Swakelola Kebun, Sengketa dengan PT GIJ Kian Memanas

Bupati Barito Utara dan Ketua KADIN Fariyadi Y. Tingan Siap Berkolaborasi Majukan Usaha Lokal

Mengenal Andi Wirahadi Kusuma: Sosok Mandiri dan Pekerja Keras yang Kini Memimpin KAHMI Palangka Raya

Awali Kepengurusan, Ketua KADIN Barito Utara Terpilih Sambangi Panti Asuhan

Fariyadi Y. Tingan Resmi Terpilih Jadi Ketua KADIN Barito Utara

FLS3N ABK Kalteng 2026 Jadi Panggung Unjuk Mental Kreatif Siswa

Puluhan Juri Profesional Kawal Jalannya FLS3N ABK Kalteng