Pemkab Ketapang Tinjau Jembatan Jelai: Akses Tinggal 2,5 KM Lagi!

Aris Kurnia Hikmawan

14 April 2025, 20:21 WIB

Bagikan

TENTANGKALTENG.ID, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang, Kalimantan Barat, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, guna meninjau langsung kondisi Jembatan Jelai yang menjadi penghubung strategis antarprovinsi. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Sukamara, H. Masduki, ST beserta jajaran di lokasi jembatan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama lintas wilayah untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Bupati Sukamara menyambut baik kedatangan Pemkab Ketapang dan menyampaikan kesiapan pihaknya untuk terus menjalin koordinasi, termasuk melibatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kami di Sukamara siap untuk berkoordinasi lebih lanjut. Bahkan Gubernur Kalimantan Tengah juga telah menyatakan kesiapannya untuk mendukung, jika memang dibutuhkan. Ini bentuk keseriusan kita bersama dalam mendorong pembangunan yang saling menguntungkan,” ungkap Bupati Masduki saat mendampingi peninjauan.

Tak hanya sekadar melakukan kunjungan, tim teknis dari Pemkab Ketapang juga melakukan pemetaan serta pengambilan data di sekitar area Jembatan Jelai dan akses jalan yang belum tersambung. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah awal untuk menyusun rencana pembangunan jalan penghubung dari sisi Kalimantan Barat, khususnya menuju wilayah Kecamatan Jelai di Sukamara.

Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, kondisi Jembatan Jelai saat ini telah rampung secara fisik dan sudah dapat dilintasi. Namun, masih terdapat sekitar 2,5 kilometer jalan yang belum tersambung secara penuh, sehingga menghambat pemanfaatan jembatan secara maksimal.

Bupati Masduki menekankan pentingnya percepatan penyambungan akses jalan agar dampak positif dari keberadaan jembatan ini bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas, baik dari Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Barat.

“Kalau akses ini tersambung sempurna, manfaatnya akan sangat besar. Tidak hanya memperpendek jarak tempuh, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi barang, dan meningkatkan mobilitas warga,” tambahnya.

Sementara itu, Pemkab Ketapang menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemkab Sukamara. Mereka juga menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti hasil peninjauan ini dengan koordinasi teknis lanjutan, terutama terkait data pemetaan jalan dan kemungkinan sinergi pembangunan antarwilayah.

Jembatan Jelai sendiri merupakan infrastruktur strategis yang telah lama dinantikan sebagai penghubung antarprovinsi di Pulau Kalimantan. Jika penyambungan jalan dapat direalisasikan dalam waktu dekat, jalur ini akan menjadi alternatif penting transportasi darat antara Kalbar dan Kalteng, yang selama ini harus ditempuh melalui jalur memutar atau sungai.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi konkret antara dua kabupaten bertetangga, demi kemajuan kawasan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 25 June 2025

Bagikan

Rekomendasi

KADIN Barito Utara dan BRI Jajaki Kerja Sama KTA Berbasis BRIZZI

Gandeng Pemkot, KAHMI Palangka Raya Gelar Qurban Bersama Warga

Mantap Peluk Islam, Tiga Mualaf Bersyahadat di Acara KAHMI Palangka Raya

Sengketa Plasma Memanas, PT GIJ Dorong Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

PT GIJ Buka Suara, Sebut Demo KSU Handep Hapakat Langgar Kesepakatan Mediasi

KSU Handep Hapakat Resmi Ambil Alih Swakelola Kebun, Sengketa dengan PT GIJ Kian Memanas

Bupati Barito Utara dan Ketua KADIN Fariyadi Y. Tingan Siap Berkolaborasi Majukan Usaha Lokal

Mengenal Andi Wirahadi Kusuma: Sosok Mandiri dan Pekerja Keras yang Kini Memimpin KAHMI Palangka Raya

Awali Kepengurusan, Ketua KADIN Barito Utara Terpilih Sambangi Panti Asuhan

Fariyadi Y. Tingan Resmi Terpilih Jadi Ketua KADIN Barito Utara

FLS3N ABK Kalteng 2026 Jadi Panggung Unjuk Mental Kreatif Siswa

Puluhan Juri Profesional Kawal Jalannya FLS3N ABK Kalteng