TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Penyelenggaraan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Anak Berkebutuhan Khusus tingkat provinsi diposisikan sebagai wadah penting pembentukan karakter.
Event prestisius yang mempertemukan ratusan talenta berkebutuhan khusus se-Kalteng ini dilaksanakan secara maraton di Palangka Raya, mulai tanggal 11 hingga 13 Mei 2026.
Dalam pidato tertulis Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, yang dibacakan oleh Plt. Kabid SKH Roslita, diulas mengenai besarnya pengaruh seni bagi psikologis anak.
Seni dinilai memiliki kekuatan unik dalam meruntuhkan batasan fisik, serta menjadi media paling jujur bagi anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan eksistensi diri mereka.
“Melalui seni, anak-anak diharapkan mampu mengekspresikan gagasan, emosi, serta harapan mereka secara kreatif dan bermakna,” ujarnya.
Selain fokus menilai aspek estetika karya, juri FLS3N ABK tahun ini juga menitikberatkan penilaian pada variabel sportivitas, daya mandiri, serta nyali siswa saat tampil di depan umum.
Dinas Pendidikan Kalteng menaruh harapan besar agar memori dan atmosfer kompetisi ini dapat membekas menjadi modal percaya diri bagi siswa untuk terus berkarya di luar sekolah.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan