Digitalisasi dan Fasilitas Digenjot, Pendidikan Wilayah 3T Kalteng Diperkuat

Aris Kurnia Hikmawan

3 March 2026, 08:31 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Pemerataan pendidikan di wilayah 3T di Kalimantan Tengah terus diperkuat melalui digitalisasi dan peningkatan fasilitas sekolah.

Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan komitmen tersebut saat menerima audiensi DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat di Aula Pintar Disdik Kalteng pada Senin, 2 Maret 2026. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah dijalankan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah.

Salah satu fokus utama adalah mendorong transparansi pengelolaan pendidikan berbasis teknologi digital. Melalui sistem ini, kondisi sekolah dapat dipantau secara terbuka oleh masyarakat.

Reza mengungkapkan, melalui aplikasi PENA KALTENG, masyarakat kini bisa mengakses berbagai informasi sekolah secara langsung, mulai dari jumlah guru, jumlah peserta didik, hingga penggunaan Dana BOS setiap tahun. Bahkan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dapat dipantau melalui sistem tersebut.

“Sekarang sudah tidak bisa bohong lagi. Semua data sekolah, termasuk dana BOS dipakai untuk apa saja, bisa dilihat langsung melalui handphone,” jelas Reza dalam audiensi tersebut pada Senin, 2 Maret 2026.

Selain digitalisasi, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan juga terus dilakukan. Salah satunya melalui pemasangan panel surya di SMK Negeri 2 Pangkalan Bun untuk mengatasi keterbatasan listrik yang selama ini menjadi kendala proses belajar mengajar.

Pemerintah provinsi juga memperluas digitalisasi kelas serta penyediaan akses internet berbasis Starlink di sejumlah sekolah, khususnya di wilayah dengan keterbatasan jaringan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi hingga ke daerah pelosok.

Dalam kesempatan yang sama, Reza turut menyampaikan rencana pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Kotawaringin Barat. Sekolah berasrama tersebut dirancang menampung sekitar 120 siswa setiap tahun dan terbuka bagi peserta didik dari seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah yang memenuhi kriteria seleksi.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 17 May 2026

Bagikan

Rekomendasi

Hasrat Apresiasi Kehadiran Stand KADIN di Batara Expo 2026

KADIN Barito Utara dan BRI Jajaki Kerja Sama KTA Berbasis BRIZZI

Gandeng Pemkot, KAHMI Palangka Raya Gelar Qurban Bersama Warga

Mantap Peluk Islam, Tiga Mualaf Bersyahadat di Acara KAHMI Palangka Raya

Sengketa Plasma Memanas, PT GIJ Dorong Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

PT GIJ Buka Suara, Sebut Demo KSU Handep Hapakat Langgar Kesepakatan Mediasi

KSU Handep Hapakat Resmi Ambil Alih Swakelola Kebun, Sengketa dengan PT GIJ Kian Memanas

Bupati Barito Utara dan Ketua KADIN Fariyadi Y. Tingan Siap Berkolaborasi Majukan Usaha Lokal

Mengenal Andi Wirahadi Kusuma: Sosok Mandiri dan Pekerja Keras yang Kini Memimpin KAHMI Palangka Raya

Awali Kepengurusan, Ketua KADIN Barito Utara Terpilih Sambangi Panti Asuhan

Fariyadi Y. Tingan Resmi Terpilih Jadi Ketua KADIN Barito Utara

FLS3N ABK Kalteng 2026 Jadi Panggung Unjuk Mental Kreatif Siswa