TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026 di SMK Negeri 2 Palangka Raya tidak sekadar dijadikan sarana formalitas untuk menguji kecakapan teknis semata.
Lebih dari itu, momentum pengujian ini dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah sebagai wadah untuk membentuk karakter kepemimpinan serta kesiapan mental siswa.
Kepala SMKN 2 Palangka Raya, Lilik Setyawati, memaparkan bahwa seorang lulusan sekolah vokasi modern wajib memiliki kombinasi yang seimbang antara keterampilan praktis dan ketahanan mental.
“UKK ini adalah langkah awal untuk membuktikan bahwa anak-anak SMKN 2 Palangka Raya siap kerja, punya mental baja, dan skill yang tidak main-main. Tapi juga tetap punya keinginan kuat untuk study lanjut,” katanya pada Rabu, 8 April 2026.
Lilik menambahkan, seluruh instrumen pengujian yang diterapkan di sekolahnya mengacu penuh pada standardisasi operasional yang berlaku di dunia industri global, sehingga atmosfer kerja nyata sudah terbangun sejak dini.
Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh terhadap program Satu Rumah Satu Sarjana bentukan Agustiar Sabran, dengan terus memotivasi para lulusan SMK agar tidak patah arang untuk melanjutkan studi ke tingkat perguruan tinggi.
Melalui bekal keahlian yang matang dan pembinaan mental yang konsisten, SMKN 2 Palangka Raya optimistis para lulusannya akan mampu beradaptasi dengan cepat di tengah sengitnya persaingan era globalisasi.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan