TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA — Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj. Siti Nafsiah, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Huma Betang Night yang digagas Pemerintah Provinsi Kalteng.
Menurutnya, agenda rutin ini merupakan terobosan positif dalam memanfaatkan ruang publik sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.
“Ini adalah contoh konkret bagaimana pembangunan daerah bisa menyatu dengan identitas budaya lokal. Komisi II sangat mengapresiasi langkah ini,” kata Nafsiah pada Senin, 7 Juli 2025.
Namun, ia menekankan agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremonial belaka.
“Yang lebih penting adalah seberapa besar manfaatnya bagi pelaku UMKM, tingkat kepuasan masyarakat, dan sejauh mana komunitas seni dan budaya dilibatkan secara aktif,” tegasnya.
Politisi Partai Golkar itu juga menyoroti pentingnya tata kelola teknis, terutama terkait rekayasa lalu lintas saat kegiatan berlangsung di sekitar Bundaran Besar.
“Pemerintah harus menyediakan rambu yang jelas, jalur alternatif yang aman, serta area parkir yang memadai. Ini penting agar kegiatan berjalan tertib dan tidak menimbulkan keluhan,” ujarnya.
Selain itu, Nafsiah mendorong agar Huma Betang Night benar-benar menjadi ruang publik inklusif, ramah, serta memberi ruang luas bagi partisipasi masyarakat dan komunitas lokal. Ia menambahkan, aspek kebersihan, keamanan, dan keterlibatan warga harus menjadi perhatian utama.
“Komisi II akan terus mendukung program berbasis kearifan lokal, selama itu dilaksanakan dengan perencanaan matang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kalteng,” tutupnya.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan