Patih Herman AB Dorong Penguatan Peran Nakes dalam Cegah Stunting di Barito Utara

Aris Kurnia Hikmawan

14 October 2025, 19:57 WIB

Bagikan

(ist)

TENTANGKALTENG.ID, BARITO UTARA — Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pelatihan Aksi Cegah Stunting bagi Tenaga Kesehatan yang digelar di Gedung Balai Antang, pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Drs. H Ardian, mewakili Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, dengan mengusung tema “Peran Tenaga Kesehatan dalam Percepatan Penurunan Stunting melalui Sistem Rujukan Berjenjang dan Tatalaksana Gizi Buruk.”

Dalam tanggapannya, Patih Herman AB menegaskan pentingnya menjadikan upaya penurunan angka stunting sebagai prioritas daerah karena menyangkut kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi Barito Utara.

“Kami sangat mendukung pelatihan ini. Pemberdayaan dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di level Puskesmas dan desa sangat penting agar penanganan stunting tidak hanya administratif, tapi betul-betul menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, tenaga kesehatan memiliki peran vital dalam memastikan intervensi stunting berjalan efektif, terutama pada masa krusial seribu hari pertama kehidupan (HPK) anak.

Lebih lanjut, Patih Herman menyoroti pentingnya komitmen lintas sektor sebagaimana disampaikan Sekda dalam sambutan tertulisnya untuk diwujudkan dalam aksi nyata dan berkelanjutan.

“Dinas Kesehatan sudah berada di jalur yang tepat. Tinggal bagaimana ke depan kita mengawal agar intervensi spesifik dan sensitif benar-benar dilaksanakan sesuai data dan kondisi riil di lapangan,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas dinas dalam menekan angka stunting di Barito Utara.

“Masalah stunting tidak hanya soal gizi. Ini juga menyangkut sanitasi, edukasi orang tua, dan kondisi sosial ekonomi. Maka sinergi dengan dinas lain seperti Dinas Sosial, Pendidikan, hingga Dinas Ketahanan Pangan sangat diperlukan,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Patih Herman AB berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat peran tenaga kesehatan sebagai motor penggerak edukasi dan pelaksanaan program pencegahan stunting di wilayah masing-masing.

“Mari kita jadikan pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi titik awal penguatan peran tenaga kesehatan dalam menciptakan generasi Barito Utara yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 23 October 2025

Bagikan

Rekomendasi

Gandeng Pemkot, KAHMI Palangka Raya Gelar Qurban Bersama Warga

Mantap Peluk Islam, Tiga Mualaf Bersyahadat di Acara KAHMI Palangka Raya

Sengketa Plasma Memanas, PT GIJ Dorong Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

PT GIJ Buka Suara, Sebut Demo KSU Handep Hapakat Langgar Kesepakatan Mediasi

KSU Handep Hapakat Resmi Ambil Alih Swakelola Kebun, Sengketa dengan PT GIJ Kian Memanas

Bupati Barito Utara dan Ketua KADIN Fariyadi Y. Tingan Siap Berkolaborasi Majukan Usaha Lokal

Mengenal Andi Wirahadi Kusuma: Sosok Mandiri dan Pekerja Keras yang Kini Memimpin KAHMI Palangka Raya

Awali Kepengurusan, Ketua KADIN Barito Utara Terpilih Sambangi Panti Asuhan

Fariyadi Y. Tingan Resmi Terpilih Jadi Ketua KADIN Barito Utara

FLS3N ABK Kalteng 2026 Jadi Panggung Unjuk Mental Kreatif Siswa

Puluhan Juri Profesional Kawal Jalannya FLS3N ABK Kalteng

Sapma PP Kalteng Usul Penetapan HET BBM Eceran