Agustiar-Edy Usulkan Tambahan Dana Desa 500 Juta, Pengamat: Ini Langkah Positif untuk Desa

Aris Kurnia Hikmawan

3 November 2024, 10:16 WIB

Bagikan

Keterangan Foto: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Nomor Urut 3, H. Agustiar Sabran (kiri) dan H. Edy Pratowo (kanan). (ist)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Program pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, untuk menambah anggaran desa sebesar 500 juta rupiah menuai apresiasi dari berbagai kalangan.

John Retei Alfri Sandi, pengamat politik dari Universitas Palangka Raya (UPR), menilai program ini menunjukkan keberanian dan komitmen pasangan tersebut dalam memperkuat pembangunan desa sebagai pusat pengembangan wilayah.

“Desa kini telah mengelola anggaran besar, termasuk dana desa dari pemerintah pusat yang mencapai 1 miliar rupiah serta tambahan dari pemerintah kabupaten. Dengan adanya tambahan 500 juta dari Agustiar-Edy, terlihat adanya niat baik untuk memperkuat pemberdayaan di tingkat desa,” jelas John Retei kepada tentangkalteng.id pada hari Kamis, 31 Oktober 2024.

Menurut John Retei, peningkatan anggaran ini mengisyaratkan komitmen terhadap desentralisasi fiskal, dengan penyaluran langsung ke desa-desa. Ia berpendapat bahwa langkah ini akan memberi manfaat signifikan jika dikelola secara efektif, khususnya dalam mendukung kegiatan pembangunan di pedesaan.

“Ini langkah yang sangat berani, tambahan 500 juta untuk tiap desa, yang jumlahnya sekitar 1.400-1.500 desa di Kalimantan Tengah. Secara keseluruhan, alokasi anggaran ini bisa mendekati 1 triliun, angka yang luar biasa untuk mendorong pembangunan yang lebih optimal di desa-desa,” kata John.

John juga menyoroti keberlanjutan program-program dari pemerintahan sebelumnya yang turut menjadi bagian dari visi Agustiar-Edy. Hal ini, menurutnya, memberi nilai tambah, sebab keberlanjutan program akan memperkuat kesinambungan pembangunan yang diharapkan masyarakat.

“Pasangan ini menawarkan pendekatan desentralisasi anggaran yang mendekatkan program dan pembiayaan langsung ke masyarakat desa,” tambahnya.

Ia mengapresiasi political will ini, mengingat pendanaan langsung ke desa dapat mempermudah pemerintah provinsi, mengurangi beban administratif, serta memastikan masyarakat desa merasakan dampak positif pembangunan secara langsung.

Selain itu, John menilai bahwa strategi Agustiar-Edy yang mengaitkan diri dengan keberhasilan pemerintahan saat ini menjadi keunggulan dalam kampanye mereka.

“Keberlanjutan pembangunan yang diusung pasangan ini menjadi nilai tambah yang signifikan. Masyarakat mungkin akan melihat mereka sebagai kelanjutan dari kepemimpinan yang telah ada, yang bisa menjadi alasan kuat untuk mendukung mereka,” pungkasnya.

Menurut John, program ini akan memberikan manfaat besar bagi desa jika didukung oleh implementasi yang baik, pengawasan ketat, dan arahan yang jelas dalam pelaksanaan program-program pembangunan di desa.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 3 November 2024

Bagikan

Rekomendasi

Gandeng Pemkot, KAHMI Palangka Raya Gelar Qurban Bersama Warga

Mantap Peluk Islam, Tiga Mualaf Bersyahadat di Acara KAHMI Palangka Raya

Sengketa Plasma Memanas, PT GIJ Dorong Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

PT GIJ Buka Suara, Sebut Demo KSU Handep Hapakat Langgar Kesepakatan Mediasi

KSU Handep Hapakat Resmi Ambil Alih Swakelola Kebun, Sengketa dengan PT GIJ Kian Memanas

Bupati Barito Utara dan Ketua KADIN Fariyadi Y. Tingan Siap Berkolaborasi Majukan Usaha Lokal

Mengenal Andi Wirahadi Kusuma: Sosok Mandiri dan Pekerja Keras yang Kini Memimpin KAHMI Palangka Raya

Awali Kepengurusan, Ketua KADIN Barito Utara Terpilih Sambangi Panti Asuhan

Fariyadi Y. Tingan Resmi Terpilih Jadi Ketua KADIN Barito Utara

FLS3N ABK Kalteng 2026 Jadi Panggung Unjuk Mental Kreatif Siswa

Puluhan Juri Profesional Kawal Jalannya FLS3N ABK Kalteng

Sapma PP Kalteng Usul Penetapan HET BBM Eceran